Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Airlangga dan SBY Kompak Nasihati DuoDM

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 09 Januari 2018
Airlangga dan SBY Kompak Nasihati DuoDM

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (kiri) (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono kompak memberikan wejangan kepada pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi pada saat Deklrasi di Gedung Sabuga Bandung, Selasa (9/1). Airlangga menekankan kepada pasangan yang disebut 2DM itu antara lain terdapat tiga hal.

"Yang diamanatkan oleh partai Golkar yang pertama adalah berikan program sembilan bahan pokok untuk rakyat Jawa Barat, yang kedua berikan lapangan pekerjaan yang memang samgat di butuhkan oleh masyarkat Jawa Barat selama ini dan amanat yang ketiga adalah berikan rumah dengan akses yang mudah untuk masyarakat Jawa Barat," ujar Airlangga.

Ditegaskannya, tiga amanat tersebut harus dijadikan program oleh Gubernur yang sudah memiliki pengalaman di Jawa Barat ini.

Bukan hanya itu, Airlangga juga berpesan agar kedua pasangan ini terua tingkatkan iklim investasi di Jawa Barat untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

“Untuk kesejahteraan masyarakat maka nasihat dari Partai Golkar ini harus dilakukan oleh Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi,” pesannya.

Airlangga mengungkapkan, pihaknya percaya kepada mereka lantaran pasangan ini sudah berpengalaman dan menjadi bagian kemajuan Jawa Barat pasalnya di sisi lain Dedi Mulyadi sudah magang dua priode memajaukan kabupaten Purwakarta sedangkan Deddy Mizwar sudah bekerja selama lima tahun sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat dan memberikan warna dalam pembangunan Jawa Barat.

“Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi adalah pasangan yang siap karena dari pengalaman mereka, jika di ibaratkan mereka adalah jet tempur yang siap perang,” terangnya.

Terkait posisi Golkrat yang kali ini menjadi wakil Gubernur dalam pemilihan Gubenur (Pilgub) Jawa Barat Aerlangga mengaku tidak masalah, kata dia, yang terpenting pasangan ini bisa memajukan bangsa.

“Golkar tidak masalah jadi nomer dua yang penting adalah kemajuan Bangsa dan kemajuan partai, dari pasangan calon ini,” tambahnya.

Sedangkan SBY dalam sambutannya memberikan nasihat, dirinya sebagai warga Jawa Barat sebab lebih dari 20 tahun tinggal di Cikeas Bogor, maka dirinya juga mengaku tahu apa yang diinginkan oleh warga Jawa Barat.

"Ada yang menjadi harapan masyarakat Jawa Barat adalah hidup sejahtera, adil, makmur dan damai, maka pasangan Duo DM ini harus memenuhi keinginan masyarkat Jawa Barat tanpa mengkotakan kotakan masyarakat," harap SBY.

Ditambahkan SBY, pasangan ini harus melanjutakan program yang baik pemerintah sebelumnya dan merubah program yang belum baik, jadi harus mengabungkan antar melanjutkan dan pembaharuan.

“Kita haru bekerja Continition and Change, maka tetap lanjutkan dan harus merubah,” harap SBY. Harapan-harapan itu dikatakan SBY demi perubahan Jawa Barat yang lebih baik lagi. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan liputan Yugie Prasetyo, reporter dan kontributor merahputih.comuntuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga artikel lainnya di: Pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul) Daftar ke KPU Secara Sederhana

#Susilo Bambang Yudhoyono #Airlangga Hartarto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Indonesia
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Pemerintah resmi merevisi aturan DHE SDA mulai 1 Juni 2026. Eksportir wajib menempatkan 100 persen devisa hasil ekspor ke sistem keuangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Indonesia
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Mandat utama dari satgas itu mempercepat implementasi program prioritas pemerintah secara terintegrasi dan kolaboratif.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Indonesia
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Pemerintah menurunkan bea masuk LPG dari 5% menjadi 0% untuk menjaga daya beli dan mendukung industri. Kebijakan berlaku selama 6 bulan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Indonesia
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
kebijakan itu juga diterapkan guna menjaga stabilitas harga di sektor kemasan agar tidak mendorong kenaikan harga makanan dan minuman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik Impor
Indonesia
Dolar AS Makin Pedas Akibat Gejolak Global, Airlangga: Kita Monitor Saja
Airlangga menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengambil langkah reaktif setiap hari
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Dolar AS Makin Pedas Akibat Gejolak Global, Airlangga: Kita Monitor Saja
Bagikan