Airbnb dan UNESCO Luncurkan Program Duta Budaya, Promosikan Pariwisata yang Bertanggung Jawab

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 05 Desember 2024
Airbnb dan UNESCO Luncurkan Program Duta Budaya, Promosikan Pariwisata yang Bertanggung Jawab

Airbnb dan UNESCO Promosikan Pariwisata yang Bertanggung Jawab

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - AIRBNB dan UNESCO berkolaborasi meluncurkan Program Duta Budaya di Bali. Program ini bertujuan memberdayakan para tuan rumah Airbnb dan pemilik homestay lokal untuk menjadi duta budaya yang terampil. Dengan begitu, mereka dapat memperkenalkan kekayaan tradisi, warisan budaya, dan keindahan alam Bali kepada wisatawan melalui edukasi dan cara bercerita nan autentik.

Inisiatif ini digencarkan sebagai bagian dari upaya UNESCO selama puluhan tahun untuk melestarikan warisan budaya. Hal itu sejalan dengan visi Airbnb untuk pariwisata yang bertanggung jawab. Program ini terinspirasi dari hasil studi Airbnb bahwa wisatawan di wilayah Asia-Pasifik sangat antusias untuk mengulik dan merasakan pengalaman budaya lokal.

Studi itu mengungkap 73 persen wisatawan mempertimbangkan rekomendasi lokal dari tuan rumah Airbnb untuk menemukan pengalaman budaya yang autentik. Temuan lainnya, sebanyak 86 persen wisatawan cenderung mendukung pelestarian aset budaya lokal dan sejarah di Asia-Pasifik. Selain itu, hampir semua wisatawan juga berminat mengunjungi situs bersejarah di wilayah Asia-Pasifik.?


“Melalui Airbnb, ribuan orang dari seluruh dunia dipertemukan dan dipersatukan kecintaan yang sama akan kegiatan pariwisata. Kami percaya bahwa pariwisata dapat membangun koneksi yang lebih dalam dan apresiasi terhadap keragaman budaya,” ujar General Manager of Airbnb di Asia Tenggara, India, Hong Kong, dan Taiwan Amanpreet Bajaj dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Gratis, Airbnb Sediakan Pengalaman Bertarung sebagai Gladiator di Colosseum



Menurutnya, kerja sama dengan UNESCO dalam Program Duta Budaya di Bali merupakan bagian dari komitmen Airbnb untuk mendukung perjalanan yang bertanggung jawab, mempererat hubungan antara tuan rumah lokal dan wisatawan, serta memperkaya pengalaman mereka dengan kearifan lokal dan budaya yang autentik.

Untuk memastikan program ini mewakili warisan budaya Bali, UNESCO bekerja sama dengan mitra kerja, Via Via Travel, untuk memetakan budaya dari Agustus hingga Desember secara menyeluruh di lima wilayah, yakni Tabanan, Gianyar, Bangli, Buleleng, dan Badung. Pemetaan itu mencakup beberapa aspek, seperti kuliner lokal, seni dan kerajinan, tradisi, serta situs bersejarah. Proses ini memastikan bahwa program tidak hanya menonjolkan ciri khas Bali yang paling terkenal, tetapi juga mengangkat harta budaya yang perlu lebih dikenal publik.

Direktur dan Perwakilan Kantor Regional UNESCO Jakarta Maki Katsuno-Hayashikawa mengatakan warisan budaya Bali merupakan harta yang mencerminkan perjalanan panjang tradisi, kreativitas, dan perjuangan yang telah berlangsung berabad-abad. Menurutnya, kemitraan dengan Airbnb memastikan warisan tak ternilai itu dibagikan dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab. “Pada akhirnya, hal itu dapat membangkitkan kebanggaan terhadap budaya lokal serta mendukung pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi komunitas lokal,” ujarnya.

Hasil dari pemetaan budaya itu akan dibagikan kepada 75 pemilik homestay Airbnb dan 50 UMKM pariwisata melalui lokakarya daring dan sesi pendampingan kelompok secara khusus. Lokakarya ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri para pemilik homestay dan UMKM untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada para pengunjung.

“Saya sangat antusias untuk berbagi budaya Bali dengan tamu yang menginap di rumah saya melalui Airbnb. Program ini menekankan peran penting kami yaitu sebagai duta budaya lokal dan akan memberikan kepercayaan diri lebih bagi tuan rumah dalam memperkenalkan warisan dan tradisi unik Bali kepada para wisatawan,” ujar Ketua Komunitas Tuan Rumah Airbnb di Bali Ayu Martiasih.

Dampak dari inisiatif ini akan meluas di luar lokakarya. Pada 2025, UNESCO dan Airbnb akan merilis panduan komprehensif untuk pemilik homestay dan UMKM. Panduan untuk wisatawan juga akan tersedia bagi mereka yang tertarik untuk melestarikan aset budaya dan sejarah di Asia-Pasifik. Panduan ini akan menjadi alat penting dalam mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan melestarikan warisan budaya Bali.(*)

Baca juga:

Reog Ponogoro Resmi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO

#Wisata #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan