Ahmadinejad Kembali Daftar Pilpres Iran Pasca-Kematian Presiden Raisi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 03 Juni 2024
Ahmadinejad Kembali Daftar Pilpres Iran Pasca-Kematian Presiden Raisi

Mahmoud Ahmadinejad di kantornya sebagai mantan presiden Iran di Ladan Complex pada 6 Agustus 2013. (ANTARA FOTO/Wikimedia Commons/Hamed Malekp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah peralihan Iran telah membuka pendaftaran pemilu presiden (pilpres) baru menggantikan Ebrahim Raisi yang meninggal dalam kecelakaan helikopter kepresidenan belum lama ini.

Pada hari terakhir pendaftaran pemilu, mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad termasuk di antara nama-nama yang mengajukan pencalonan diri.

Dilansir dari Antara, Senin (3/6), Ahmadinejad yang menjabat sebagai presiden Iran dua periode empat tahun berturut-turut antara 2005 dan 2013 datang ke kantor KPU dikawal beberapa asistennya. Politikus konservatif garis keras itu sebelumnya pernah mendaftar saat pilpres 2017 dan 2021.

Namun dalam dua kesempatan itu, nama Ahmadinejad didiskualifikasi Dewan Konstitusi, badan penyeleksi tertinggi Iran. Pada 2017, Hassan Rouhani terpilih kembali sebagai presiden, sedangkan Ebrahim Raisi memenangkan pemilu presiden Iran 2021.

Baca juga:

Wakil AS Mangkir Saat Acara Penghormatan Mendiang Presiden Iran di PBB

Iran mempercepat pilpres kali ini menyusul kematian Raisi dalam kecelakaan helikopter di wilayah Iran Barat laut pada 19 Mei. Proses pemilihan bakal berpangsung pada 28 Juni mendatang.

Adapun Senin ini adalah hari terakhir pendaftaran kandidat. Setelah itu Dewan Konstitusi akan memeriksa para kandidat dan merilis daftar kandidat yang memenuhi syarat pada 11 Juni.

Kandidat yang memenuhi syarat akan memiliki waktu dua pekan untuk berkampanye sebelum pemungutan suara pada 28 Juni. (*)

#Iran
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Dunia
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat melaporkan jumlah korban tewas akibat aksi protes nasional di Iran telah melampaui 2.500 orang
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Indonesia
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Situasi Iran kian memanas usai ancaman invasi AS dan kerusuhan meluas. Komisi I DPR RI meminta Kemlu menyiapkan evakuasi demi keselamatan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Indonesia
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Situasi keamanan Iran memanas usai ancaman invasi Amerika Serikat. Kemlu RI mengimbau WNI menunda perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Dunia
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Besarnya jumlah korban mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Dunia
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kedubes Iran di Jakarta mengungkap penyebab kerusuhan massal di Iran yang menewaskan ribuan orang. Demo ekonomi disebut disusupi aksi kekerasan dan intervensi asing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Dunia
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Sayangnya, pemadaman internet selama hampir empat hari yang diberlakukan otoritas Iran membuat sangat sulit untuk memverifikasi laporan secara independen.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Bagikan