Ahli Gambut Beri Masukan kepada Jokowi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 03 November 2015
Ahli Gambut Beri Masukan kepada Jokowi

Warga bekas transmigran berada di lahan gambut yang telah terbakar ketika mengawasi titik api yang muncul kembali di Palangka Raya, Kalteng, Minggu (1/11). (ANTARA FOTO/Saptono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Ahli gambut dari Kelompok Kerja Kebakaran Hutan dan Lahan dan Gambut (Pokja Karhutla dan Gambut) Universitas Gadjah Mada (UGM) memberi masukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang penanganan karhutla dan gambut yang terjadi di beberapa wilayah di Tanah Air. Pokja Karhutla dan Gambut melaporkan hasil kajian sejak tahun 1974 saat bertemu Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/11).

Ahli gambut dari gambut dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Oka Karyanto mengatakan, Presiden Jokowi menyatakan keseriusan tentang pengolahan kabut terutama dalam mencegah kebakaran. Presiden Jokowi memerintahkan Pokja Karhutla dan Gambut melakukan pemetaan detil seluruh kawasan gambut di Indonesia. Pementaan tersebut lebih pada topografi, bukan pada kedalaman gambut. Pemetaan lahan gambut di seluruh Indonesia tersebut untuk kemudian dilakukan penyekatan kanal dan perbaikan restorasi air beberapa bulan ke depan.

"Presiden memberi arahan bahwa Papua harus dipikirkan secara serius karena pada tahun ini juga terkena bencana asap cukup parah. Dampaknya lokasi terpencil yang disuplai pesawat suplai logistik akan terhenti,” papar Oka Karyanto seperti dilansir Kantor Sekretariat Negara.

Sementara itu, Rektor UGM Dwikorita Karnawati mengatakan, telah melakukan kajian terhadap gambut sejak beberapa tahun lalu dan pencegahan kerusakan lahan harus mengintegrasikan beberapa aspek.

“Dari hasil kajian, kami sampaikan bahwa resep untuk mengatasi atau mencegah kerusakan lahan gambut perlu adanya integrasi beberapa aspek, yaitu aspek rekayasa sosial, rekayasa teknis, dan juga aspek politik pembangunan ekonomi dalam pengelolaan HTI (Hutan Tanaman Industri) atau perkebunan. Ketiga aspek yang terintegrasi tadi perlu dibungkus dengan aspek legal serta tata ruang,” kata Dwikorita seusai bersama Tim Pokja diterima Presiden Jokowi.

Ahli gambut lain, yaitu Azwar Maas yang juga Ketua Pokja Karhutla dan Gambut UGM mengatakan, gambut terbentuk dari sisa tanaman hutan yang bersentuhan dengan air dalam jangka waktu panjang. Di lahan gambut yang asli, terdapat kubah yang dapat menyimpan air.

"Konsepnya, air bergerak dari tinggi ke rendah itu sehingga lahan tetap basah, sekarang banyak kubah yang dimanfaatkan (ditanami) sehingga fungsinya hilang, area kubah ini harus dikembalikan dalam fungsinya sebagai penyimpanan air," demikian kata Azwar Maas dilansir Kantor Berita Antara.

Menurut Azwar Maas, lahan gambut yang saat ini banyak terbakar karena tidak ada konservasi terhadap fungsi kubah. Beberapa daerah harus ditangani serius, termasuk lahan gambut di Papua yang juga sering terjadi kebakaran.

Baca Juga:

  1. Walhi Rekomendasikan Empat Poin Pengelolaan Gambut
  2. Presiden Jokowi: Stop Izin Baru Lahan Gambut
  3. Antisipasi Kebakaran Lahan Gambut, Jokowi: Perusahaan Wajib Bikin Embung
  4. Kebakaran Hutan Mulai Reda, Kantor Gubernur Kalteng Dibakar?
  5. Anggaran BNPB Membengkak akibat Kebakaran Hutan
#UGM #Presiden Jokowi #Gambut #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
6 Provinsi Masuk Daerah Paling Rawan Karhutla
Selain pemadaman melalui udara, pemerintah melakukan penanganan dari darat dengan menggunakan tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk mendukung petugas di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
6 Provinsi Masuk Daerah Paling Rawan Karhutla
Indonesia
Begini Proses Refund Bagi Wisatawan Terdampak Penutupan Gunung Bromo Karena Kebakaran
Data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, total pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket daring dalam periode itu ada sebanyak 3.062 orang
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Begini Proses Refund Bagi Wisatawan Terdampak Penutupan Gunung Bromo Karena Kebakaran
Dunia
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Pemerintah menyatakan asap karhutla 170 ribu hektar belum ganggu negara tetangga.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Indonesia
Menko Polkam Larang Pemprov Kalteng-Kalbar Terbitkan Izin Pembakaran Buka Kebun Baru
Menko Polkam Djamari Chaniago melarang Kalteng dan Kalbar terbitkan izin pembakaran lahan untuk kebun baru
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Menko Polkam Larang Pemprov Kalteng-Kalbar Terbitkan Izin Pembakaran Buka Kebun Baru
Indonesia
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Paling Cepat Bisa Dilakukan 10 Hari Lagi
Kebakaran hutan di TNBTS Bromo-Semeru meluas hingga 530 hektar. OMC belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Pemadaman Kebakaran Bromo Paling Cepat Bisa Dilakukan 10 Hari Lagi
Indonesia
Menteri LH Klaim Jumlah Kebakaran Hutan Turun Tiap Tahun
Penurunan kebakaran karhutla dipengaruhi intervensi pemerintah melalui pembuatan canal blocking di daerah yang berpotensi mengalami kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Menteri LH Klaim Jumlah Kebakaran Hutan Turun Tiap Tahun
Indonesia
Area Kebakaran di kawasan Gunung Bromo Meluas, 520 Hektare Lahan Terbakar
membesarnya kebakaran disebabkan hembusan angin yang cukup kencang sejak siang kemarin, sehingga api mampu menjalar dengan cepat dari sisi atas tebing ke arah bawah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Area Kebakaran di kawasan Gunung Bromo Meluas, 520 Hektare Lahan Terbakar
Indonesia
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Kebakaran hutan di Bromo-Semeru meluas hingga 176 hektare. Balai Besar TNBTS menutup seluruh akses masuk wisata.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
7 Hari Kobaran Api Makin Mengganas, Kawasan Bromo-Semeru Ditutup Total
Indonesia
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Ancaman fenomena iklim seperti El Nino yang memicu kekeringan ekstrem harus direspons pemerintah melalui sistem kesiapsiagaan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Indonesia
Kebakaran Hutan Jati Bondowoso Meluas 4 Hektare, Petugas Andalkan Kepyok Lokalisir Api
Kebakaran hutan jati di Bondowoso meluas hingga 4 hektare. BPBD Situbondo mengandalkan kepyok manual untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Jati Bondowoso Meluas 4 Hektare, Petugas Andalkan Kepyok Lokalisir Api
Bagikan