Adian Yakin Kedekatan Jokowi Dengan Prabowo Bukan Dukungan Pilpres
Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres PDI Perjuangan (TKRPP-PDIP) Adian Napitupulu. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Sesuai dengan jadwal KPU RI, pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden mulai19 Oktober hingga 25 November 2023.
Saat ini baru ada 3 calon yang mengemuka ke publik di antaranya Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga:
Jokowi Jadi Inspektur Upacara Hari Bhakti Adhyaksa
Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres PDI Perjuangan (TKRPP-PDIP) Adian Napitupulu menyebut, tidak ada alasan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak mendukung Bakal Capres 2024 Ganjar Pranowo.
Adian menyadari Jokowi tidak mungkin berbicara ke publik secara terang-terangan mendukung Ganjar karena berstatus kepala negara.
Ia mengatakan itu saat menjawab pertanyaan awak media soal status Wali Kota Solo sekaligus putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang menjadi juru kampanye Ganjar sebagai pertanda kepala negara mendukung Gubernur Jawa Tengah itu.
"Tidak ada alasan Jokowi untuk tidak mendukung Ganjar, dong, walaupun dia sebagai kepala negara dia (Jokowi) tidak mungkin menyampaikan dalam pidato terbuka, enggak mungkin," kata Adian, Sabtu (22/7).
Adian mengatakan, Jokowi sebagai kader PDIP akan ikut kebijakan partai berlambang Banteng moncong putih yang sudah menentukan Ganjar sebagai Bakal Capres 2024.
Terlebih, Jokowi bisa menjabat di level eksekutif mulai dari wali kota, gubernur, sampai presiden dengan status sebagai kader PDIP.
"Dia (Jokowi) kader partai, dia tahu bagaimana berjalan bersama-sama di PDI Perjuangan dalam banyak kesempatan di mana dia jadi wali kota dua periode, gubernur, kemudian presiden," ujar Adian.
Politikus PDP itu meyakini ke depan bukan hanya Gibran yang berkampanye untuk Ganjar, Jokowi juga punya hak untuk mendukung alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Pilpres 2024.
"Jadi, yang gua yakini dan yang gua bicara, kan, dengan Presiden, bukan cuma Gibran yamg akan berkampanye buat Ganjar, tetapi ketika waktunya sudah, Presiden juga, kan, boleh berkampanye " kata Adian.
Dia kemudian menerima pertanyaan awak media soal belakangan Jokowi yang terlihat akrab di beberapa acara dengan Bakal Capres 2024 sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.
Adian mengatakan, Jokowi pada dasarnya akrab dengan Prabowo bukan dalam konteks Pilpres 2024, melainkan kedekatan antara kepala negara dengan menteri di kabinet.
"Kalau gue melihatnya dia (Jokowi) tidak sedang dekat dengan capres lain. Ya, dia dekat dengan menterinya, bahwa dengan menteri dia harus selalu dekat, iya, dong. Masa sama menteri jauh-jauhan, tetapi tidak dalam kapasitas sebagai capres, sebagai menteri," katanya. (Pon)
Baca Juga:
Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo Diapresiasi Jokowi dan Megawati
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Fenomena Sopir Tronton Bawah Umur di Parung Panjang Picu Kritik Tajam Adian Napitupulu
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan