Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

ADB Naikkan Pinjaman ke Indonesia Jadi Rp 45,49 Triliun di 2026

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
ADB Naikkan Pinjaman ke Indonesia Jadi Rp 45,49 Triliun di 2026

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Asian Development Bank (ADB) atau Bank Pembangunan Asia memberikan total komitmen pembiayaan senilai USD 2,55 miliar dolar AS atau setara Rp 42,96 triliun, (kurs Rp16.848/dolar) bagi berbagai program pembangunan di Indonesia sepanjang 2025.

Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov mengatakan pihaknya menyalurkannya bentuk pinjaman yang dijamin pemerintah.

Pembiayaan tersebut digunakan untuk mendukung reformasi kebijakan; meningkatkan aktivitas perdagangan; mendorong produktivitas melalui program pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk di sektor kesehatan dan pendidikan; serta mempercepat transisi energi berkelanjutan.

"Kami mempertahankan keselarasan erat dengan visi pemerintah, sehingga lebih dari sekadar pembiayaan, kami pun memberikan (transfer) pengetahuan, saran kebijakan, dan kemitraan jangka panjang demi mencapai Visi Indonesia Emas 2045," katanya.

Baca juga:

Utang Pemerintah Rp 9.637,90 Triliun, Rasio Capai 40 Persen Terhadap PDB

ADB juga memberikan komitmen pembiayaan yang tidak dijamin pemerintah senilai USD 150 juta atau Rp 2,53 triliun bagi pengembangan sektor swasta.

Sementara pada tahun ini, ia mengungkapkan bahwa pipeline pendanaan ADB untuk Indonesia saat ini telah mencapai nilai indikatif USD 2,7 miliar dolar AS atau Rp 45,49 triliun.

Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mempercepat pendalaman sektor keuangan serta reformasi kebijakan terkait tata kelola daerah, ketahanan air, transisi energi berkelanjutan, dan perlindungan terhadap kelestarian ekosistem laut.

ADB akan terus berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai target pembangunan nasional serta melanjutkan kemitraan yang telah terbangun sejak 1966 di sektor infrastruktur, pertanian, dan pengembangan SDM.

Indonesia merupakan salah satu anggota pendiri ADB dan pemegang saham terbesar ke-6 di bank pembangunan multilateral tersebut.

Kemitraan tersebut terus berkembang seiring waktu, mulai dari fokus terhadap pengembangan sektor pertanian pada era 1970-an, pembangunan infrastruktur transportasi dan energi pada 1980-an, hingga reformasi struktural selama 1990-an.

Sedangkan saat ini, ADB berfokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya saing SDM di Indonesia, sejalan dengan prioritas Asta Cita dan Strategi Kemitraan Negara ADB untuk Indonesia (ADB's Country Partnership Strategy for Indonesia) 2025–2029.

Untuk merealisasikan komitmen tersebut, ADB tidak hanya menawarkan bantuan pembiayaan, tapi juga keahlian praktis, dukungan kebijakan, dan solusi jangka panjang untuk membantu Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.

"Sejarah panjang kami di Indonesia mencerminkan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal dan komitmen bersama bagi kemajuan Indonesia," katanya.

#Utang #Utang Luar Negeri #Asian Development Bank (ADB)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Jakarta Mau Terbitkan Surat Utang Daerah Rp 3,5 Triliun, Dana Buat Proyek Prioritas
Obligasi daerah yang diterbitkan diyakini akan disambut baik oleh para investor
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Jakarta Mau Terbitkan Surat Utang Daerah Rp 3,5 Triliun, Dana Buat Proyek Prioritas
Indonesia
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Popularitas "Panda Bonds" meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring upaya internasionalisasi yuan oleh pemerintah China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Cari Utang Dari Panda Bond Senilai USD 1 Miliar, Bakal Ditambah Jika Pasar Merespon
Indonesia
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Komitmen pembiayaan jangka panjang ini sekaligus mematahkan keraguan publik global terhadap ketahanan ekonomi domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kasih Utang Rp281 Triliun, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Cuma Pinjaman Normal Bukan Jebakan Batmen
Indonesia
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Kesepakatan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan pimpinan lembaga keuangan internasional tersebut terjadi di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/6)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
AIIB Kepincut Kredibilitas Fiskal Indonesia, Langsung Kucurkan Dana Segar Rp 278 Triliun Tanpa Ragu
Indonesia
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
AIIB menyampaikan minat untuk membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan meningkatkan efektivitas koordinasi pelaksanaan proyek
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Asian Infrastructure Investment Bank Bakal Gelontorkan USD 17 Miliar Sampai 2029 ke Indonesia
Indonesia
Pemerintah Tarik Utang Rp 386 Triliun Dalam 5 Bulan
Penerimaan pajak terserap senilai Rp 834,4 triliun atau tumbuh positif sebesar 22,1 persen (yoy)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pemerintah Tarik Utang Rp 386 Triliun Dalam 5 Bulan
Indonesia
Pemerintah Bakal Mobilisasi Duit Rakyat Melalui Merah Putih Bond, Namun Tidak Wajib
Beredar kabar bahwa WNI yang memiliki Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dengan nilai aset di atas Rp 30 miliar diwajibkan membeli Merah Putih Bond,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Pemerintah Bakal Mobilisasi Duit Rakyat Melalui Merah Putih Bond, Namun Tidak Wajib
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.000, Menkeu Purbaya Jamin Utang Luar Negeri Masih Bisa Dibayar
Rupiah melemah hingga Rp18.000 per dolar AS. Menkeu Purbaya pastikan utang luar negeri tetap aman, sementara BI intensifkan intervensi pasar valas.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.000, Menkeu Purbaya Jamin Utang Luar Negeri Masih Bisa Dibayar
Indonesia
Tidak Krisis, Purbaya Batal Aktifkan Dana Stabilisasi Obligasi Jadi Pakai Kas Pemerintah
Menstabilkan harga obligasi, Purbaya bakal mengoptimalkan seluruh instrumen yang ada, termasuk manajemen kas serta SA
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Tidak Krisis, Purbaya Batal Aktifkan Dana Stabilisasi Obligasi Jadi Pakai Kas Pemerintah
Bagikan