Sains

9 Rahasia Kebahagiaan Abadi Menurut Ilmuwan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 14 Maret 2024
9 Rahasia Kebahagiaan Abadi Menurut Ilmuwan

kebahagiaan jangka panjang seperti pergi ke gym. (Foto: Pexels/Oleksandr P)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peneliti dari Univeritas Bristol di Inggris baru-baru ini mengeluarkan hasil risetnya di jurnal Higher Education tentang kebahagiaan abadi.

Menurut mereka, kebahagiaan jangka panjang mungkin berasal dari mempelajari serangkaian teknik dan menerapkannya setiap hari untuk waktu yang lama.

"Dalam makalah tersebut, para peneliti dari Universitas Bristol di Inggris yang telah mengembangkan kursus 'Ilmu Kebahagiaan' mengungkapkan bahwa peserta yang menerapkan pelajaran yang diajarkan di kelas dalam jangka panjang secara keseluruhan lebih bahagia dibandingkan mereka yang berhenti setelah kursus," tulis newsweek.com (12/3).

Baca juga:

HashMicro Hadirkan Kebahagiaan di Lingkungan Kerja Lewat 'Bring Joy to Work'

Bruce Hood, salah satu penulis studi itu mengatakan kebahagiaan jangka panjang seperti pergi ke gym.

"kita tidak bisa berharap untuk melakukan satu kelas dan menjadi bugar selamanya. Sama seperti kesehatan fisik, kita harus terus meningkatkan kesehatan mental kita. Jika tidak, perbaikannya hanya bersifat sementara," kata Bruce.

Kursus itu sendiri mengajarkan sembilan hal kepada para pesertanya untuk meningkatkan kebahagiaan yang diambil berbasis bukti, yaitu:

- Berbicara dengan orang asing
- Lebih jarang menggunakan media sosial
- Menghabiskan waktu di alam
- Tidur yang cukup
- Memberikan hadiah kepada orang lain
- Meditasi
- Catatan harian
- Melatih optimisme dan rasa syukur
- Bersikap baik kepada orang lain


Kiat-kiat ini didasarkan pada bagaimana tindakan ini memengaruhi otak dan tubuh: kesepian dapat merusak sistem kekebalan tubuh kita; pemberian hadiah dapat mengaktifkan pusat penghargaan di otak; dan optimisme terkait dengan harapan hidup.

Dalam makalah barunya, para peneliti menemukan bahwa ada peningkatan kesejahteraan sebesar 10 hingga 15 persen bagi peserta kursus tersebut. Namun, peserta yang mempraktikkan tips ini dalam jangka panjang juga mengalami kebahagiaan yang lebih besar.

"Lebih dari setengahnya (52 persen) mengatakan, kursus ini telah meningkatkan kesejahteraan mental mereka. Sebagian besar (94 persen) mengatakan mereka akan merekomendasikan kursus ini kepada orang lain,” tulis para penulis dalam makalah tersebut.

Setengah dari siswa (51 persen) melaporkan bahwa mereka terus terlibat dalam berbagai aktivitas yang dikursuskan.

“Studi ini menunjukkan bahwa mengikuti kursus—baik di gym, kelas meditasi, atau kursus kebahagiaan berbasis bukti seperti yang kami lakukan—hanyalah permulaan: Anda harus berkomitmen untuk menggunakan apa yang Anda pelajari secara teratur,” simpul Hood. (dru)

Baca juga:

Taman Cerdas Harus Sesuaikan Kebahagiaan Anak-anak

#Tingkat Kebahagiaan #Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Bagikan