8 Korban Kecelakaan Bus di Imogiri Bantul Dimakamkan Satu Liang Lahat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Februari 2022
8 Korban Kecelakaan Bus di Imogiri Bantul Dimakamkan Satu Liang Lahat

Kecelakaan Bus. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak delapan korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) bus wisatawan asal Dukuh Kedungrejo, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dimakamkan satu liang lahat.


Camat Polokarto, Heri Mulyadi mengatakan, dari 13 korban lakalantas di Imogori, Bantul, Yogyakarta, sebanyak delapan korban diketahui warga Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Imogiri Bantul dipulangkan ke Sukoharjo

"Warga kami yang menjadi korban ada delapan korban. Identifikasi sudah selesai dan jenazah sudah diserahkan pada keluarga," ujar Heri, Senin (7/2).

Ia mengatakan, pemakaman keluarga dibantu pihak desa. Jenazah sudah sampai di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo pada Senin dini hari.

"Korban banyak dari Sukoharjo karena lokasi pabrik tempat karyawan bekerja ada di Desa Mranggen," kata dia.

Ia mengatakan, korban lakalantas tersebut merupakan rombongan karyawan konveksi PT Adiva. Dari korban tersebut ada yang berstatus pasangan suami istri (Pasutri).

"Satu liang lahat itu dari beberapa keluarga. Namun ada satu keluarga termasuk suami istri," kata dia.

Ia menambahkan, total ada 13 korban meninggal dunia. Rinciannya 8 dari Desa Mranggen, 3 (Desa Wonorejo), satu sopir bus warga Boyolali, satu warga Wonogiri.

Rombongan wisatawan asal Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mengalami kecelakaan di Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (6/2) pukul 13.30 WIB.

Pengiriman jenazah kecelakaan bus di Bantul.(Foto:  Polda Yogyakarta)
Pengiriman jenazah kecelakaan bus di Bantul.(Foto: Polda Yogyakarta)

Lokasi kecelakaan kawasan Bukit Bego, Jalan Dlingo-Imogiri, Kedunggaleng, Kelurahan Wukirsari, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sebanyak 13 orang meninggal dunia atas kejadian itu

Bus pariwisata dengan nomor polisi AD 1507 EH informasi yang beredar membawa rombongan karyawan konveksi PT Adiva asal Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Rombongan bus family gathering dari Sukoharjo akan melakukan wisata tujuannya dari Breksi, Hutan Pinus dan ke Parangtritis. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

13 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Imogiri

#Kecelakaan #Kecelakaan Bus #Bantul
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Helikopter NBC Jatuh di Los Angeles, Jurnalis dan Pilot Dinyatakan Tewas
Helikopter tersebut jatuh sesaat sebelum pukul 19.00 waktu setempat di antara dua gedung komersial di kawasan Chatsworth.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Helikopter NBC Jatuh di Los Angeles, Jurnalis dan Pilot Dinyatakan Tewas
Dunia
Helikopter TV Berita Jatuh saat Liput Kecelakaan Bus di Los Angeles, 3 Tewas
Stasiun televisi NBC Los Angeles mengonfirmasi helikopter yang jatuh merupakan NewsChopper4, yang juga digunakan untuk meliput berita bagi Telemundo 52.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Helikopter TV Berita Jatuh saat Liput Kecelakaan Bus di Los Angeles, 3 Tewas
Dunia
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Proses inspeksi kapal penumpang tidak boleh sebatas formalitas administratif di atas kertas.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Indonesia
Cuaca Buruk Disebut Faktor Penyebab KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa
Kondisi darurat yang terjadi di tengah laut membuat proses evakuasi korban mengalami keterlambatan.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Cuaca Buruk Disebut Faktor Penyebab KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa
Indonesia
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin
Dalam perkembangan terbaru, sebanyak 115 dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin
Indonesia
Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Virgo Transport 8, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Basarnas mengerahkan satu helikopter dari Surabaya untuk membantu tim SAR gabungan menemukan kapal dan penumpang yang masih hilang.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Basarnas Kerahkan Helikopter Cari Virgo Transport 8, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Kecelakaan Tol Wiyoto Wiyono: Sopir Microsleep, Truk Tabrak Pekerja Tol Hingga Tewas
Tiga pekerja tewas dalam kecelakaan Tol Wiyoto Wiyono akibat truk tabrak pekerja tol yang sedang bertugas. Ketahui kronologi maut dan bahaya microsleep di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Kecelakaan Tol Wiyoto Wiyono: Sopir Microsleep, Truk Tabrak Pekerja Tol Hingga Tewas
Dunia
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Salah seorang pilot pesawat kargo itu beberapa kali memperingatkan pilot lainnya di kokpit mengenai ‘kecepatan pesawat yang berlebihan’.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Bagikan