Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Imogiri Bantul dipulangkan ke Sukoharjo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Februari 2022
Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Imogiri Bantul dipulangkan ke Sukoharjo

Pengiriman jenazah kecelakaan. (Foto: @poldajogja )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jenazah belasan korban kecelakaan bus "maut" di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipulangkan ke Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Proses pemulangan jenazah ini dikawal oleh Kepolisian Resor (Polres) Bantul, DIY, relawan SAR, dan Pemkab Bantul.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama Kapolres Bantul AKBP Ihsan melepas iring-iringan jenazah para korban dari RS Panembahan Senopati. Iring-iringan berangkat sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga:

13 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Imogiri

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, seluruh jenazah akan dipulangkan ke RSUD Sukoharjo. Selanjutnya, jenazah akan dipulangkan ke rumah masing-masing sesuai yang tertulis di KTP.


"Kami mengawal korban meninggal dunia bersama pihak Jasa Raharja sampai Sukoharjo,"ujar Kapolres Bantul AKBP Ihsan saat konferensi pers, di Mapolres Bantul, Minggu (06/02) malam.

Sementara itu posko informasi penanganan korban kecelakaan mulai didatangi oleh keluarga korban. Mereka ingin memastikan kondisi keluarganya.

Kecelakaan bus pariwisata maut ini terjadi di Bukit Bego, Pedukuhan Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul pada Minggu (6/2) sekitar pukul 14.00 wib.

Bus pariwisata yang membawa rombongan karyawan dan keluarganya asal Sukoharjo menabrak tebing di Bukit Bego ruas jalan Imogiri-Dlingo pada Minggu. Sebanyak 13 orang meninggal dunia dan 34 penumpang luka-luka.

Bus Kecelakaan di Bantul.(Foto: Polda Yogya)
Bus Kecelakaan di Bantul. (Foto: Polda Yogya)

Kronologis kejadian berawal saat bus pariwisata "Gandos Abadi" yang membawa 43 orang rombongan 'family gathering' dari Sukoharjo, Jawa Tengah akan berwisata dengan bus tujuan Tebing Breksi Sleman, Hutan Pinus Bantul, dan terakhir Pantai Parangtritis Bantul.

Saat menuju Hutan Pinus bus sempat tidak kuat menanjak diwilayah Bukit Bego. Berdasar keterangan saksi, sejumlah penumpang turun. Bus berhasil naik ke tanjakan. Namun saat melewati turunan, bus hilang kendali, oleng dan menabrak tebing. Diduga rem bus blong sehingga supir tidak bisa mengontrol laju bus.

"Empat orang tewas di lokasi. Lainnya tewas saat di rumah sakit. Sementara korban luka dirawat di tiga rumah sakit yakni RSUD Panembahan Senopati Bantul, RS Nur Hidayah, dan RS Muhammadiyah PKU Bantul," tutur dia.

Ia melanjutkan, sopir bus, Feriyanto (38) turut menjadi salah satu korban yang meninggal dunia. Polres Bantul bersama pihak terkait kini tengah melakukan evakuasi bangkai bus. Selanjutnya polres akan melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. (Patricia Vicka/ Yogyakarta)

#Kecelakaan #Kecelakaan Bus
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mobil SUV Jetour T2 Kecelakaan lalu Terbakar di Tol Jagorawi, ini Kronologi Insiden yang Membuat 2 Penumpang Luka
Diduga kuat, kecelakaan berawal dari manuver berbahaya menyalip melalui bahu jalan (undertaking).
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Mobil SUV Jetour T2 Kecelakaan lalu Terbakar di Tol Jagorawi, ini Kronologi Insiden yang Membuat 2 Penumpang Luka
Indonesia
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Belum dapat dipastikan apakah keenam jenazah tersebut merupakan mayat utuh atau body part.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Indonesia
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Florencia Lolita ialah pramugari maskapai penerbangan Indonesian Air Transport yang ikut menjadi korban kecelakaan maut tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Indonesia
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Saat ini, tim medis tengah melakukan identifikasi awal terhadap korban tersebut
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Indonesia
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, serta potensi SAR lainnya akan menyisir area sekitar Lampeso.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Dunia
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Pemerintah Spanyol dan pemerintah daerah Andalusia mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Indonesia
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Nahas, saat motor goyah, kedua penumpang terjatuh ke arah yang berbeda
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Indonesia
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Keluarga Copilot Muhammad Farhan Gunawan mendatangi Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Di tengah ancaman cuaca ekstrem saat ini, keselamatan penumpang tidak boleh dikompromikan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Bagikan