8 Buah Ini Membantu Mengatasi Anemia

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 17 Juni 2024
8 Buah Ini Membantu Mengatasi Anemia

Ilustrasi buah. (Dok. istockphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tubuh merasa lelah dan lemah, kulit pucat, dan kepala pusing seharian merupakan gejala-gejala umum yang ditunjukkan seseorang mengidap anemia.

Anemia merupakan kondisi medis yang terjadi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah batas normal.

Peran Hemoglobin sendiri sangatlah penting. Ia sel darah merah yang mengandung zat besi, memungkinkan darah untuk membawa oksigen.

Penyebab anemia disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin B12, atau asam folat, penyakit kronis seperti penyakit ginjal atau kanker, gangguan genetik seperti thalasemia atau sel sabit, infeksi kronis, atau perdarahan kronis.

Baca juga:

Ahli Jelaskan Pemicu Penyakit Anemia Aplastik yang Diderita Babe Cabita

Untuk menyelesaikan hal tersebut, dapat dibantu dengan pemenuhan nutrisi yang baik dan mendorong fungsi produksi Hemoglobin, termasuk melalui buah-buahan.

Konsumsi buah-buahan secara teratur dapat membantu memperbaiki kondisi anemia dengan meningkatkan kadar zat besi, folat, dan vitamin C dalam tubuh. Namun, penting juga untuk konsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat terhadap anemia. (Tka)

Berikut daftar manfaat buah-buahan yang mengatasi kurang darah:

1. Buah Jeruk

Kaya akan vitamin C, jeruk membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati, yang penting untuk pengobatan anemia defisiensi zat besi.

2. Buah Kiwi

Seperti jeruk, kiwi juga mengandung vitamin C yang tinggi yang membantu dalam penyerapan zat besi. Selain itu, kiwi juga kaya akan folat yang diperlukan untuk produksi sel darah merah.

3. Buah Delima

Mengandung zat besi yang cukup tinggi, buah delima membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah dan memperbaiki kondisi anemia.

4. Buah Aprikot

Kaya akan zat besi dan beta-karoten, buah aprikot membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan memperbaiki anemia.

Baca juga:

Anemia pada Bumil Bisa Berbahaya

5. Buah Kurma

Mengandung zat besi, kurma juga membantu dalam meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

6. Buah Pisang

Kaya akan zat besi dan vitamin B6, pisang membantu dalam produksi hemoglobin dan meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.

7. Buah Bit

Mengandung zat besi dan asam folat, buah bit membantu dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan memperbaiki anemia.

8. Buah Apel

Kaya akan serat dan vitamin C, apel membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan dan memperbaiki kondisi anemia.

#Buah #Anemia #Kurang Darah #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan