75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 15 September 2020
75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat. (Foto: MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Sosial meluncurkan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Program itu dibahas juga dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat mengatakan, sebanyak 75,04 juta jiwa pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang ditangani Ditjen Rehabilitasi Sosial terdiri dari anak penyandang disabilitas, lanjut usia, korban penyalahgunaan napza, serta tuna sosial dan korban perdagangan orang.

Program ATENSI ini akan diimplementasi oleh 41 unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos yaitu balai besar/balai/loka rehabilitasi sosial di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Mensos Juliari Minta KPK Awasi Program Bansos COVID-19

Direktorat teknis yang ada di pusat hanya akan melakukan kampanye pencegahan masalah sosial, bimbingan teknis bagi sumber daya manusia, review kebijakan, standardisasi layanan, revisi pedoman hingga supervisi, monitoring evaluasi dan pelaporan.

ATENSI memiliki tujuan umum yaitu meningkatkan kemampuan individu, keluarga, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, melaksanakan tugas, dan peranan sosial serta mengatasi masalah dalam kehidupan.

Selain itu, ada tujuan khusus agar meningkatnya penerima manfaat (PM) yang dapat memenuhi kebutuhan dasar, mampu melakukan perawatan diri, mampu melakukan aktualisasi diri sesuai potensi yang dimiliki, mampu kembali ke keluarga.

Pekerja mengemas paket bantuan sosial (bansos) di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta, Rabu (22/4/2020). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Harry menyebutkan bahwa Ditjen Rehabilitasi Sosial sering dihadapkan pada upaya sulit di level hilir, misalnya menangani anak-anak yang dieksploitasi di jalan.

Tetapi ketika dukungan keluarga yang biasa diberikan oleh Program Keluarga Harapan (PKH) cukup intensif, memastikan hak anak terpenuhi, maka dengan sendirinya PKH mampu mengurangi jumlah orang-orang yang membutuhkan rehabilitasi sosial.

Saat ini, Ditjen Rehsos melakukan transformasi, utamanya pada pemahaman bahwa Rehsos bukan memberi bantuan sosial, tetapi pelayanan sosial.

"Maka segmen yang akan ditangani bukan hanya kelompok miskin saja, tetapi dari kelompok ekonomi atas hingga ekonomi bawah," ungkap Harry.

Baca Juga:

Mensos: 45 Kg Beras Siap Disalurkan ke 10 Juta Keluarga Penerima Manfaat

Namun menjadi catatan bahwa Bansos tetap diupayakan untuk diberikan bagi kelompok ekonomi bawah, yaitu dari bantuan reguler atau dari berbagai program prioritas lainnya yg dikelola Kemensos.

"Ini perlu bantuan dari DPR untuk memastikan 41 UPT kami bersinergi melakukan pelayanan rehabilitasi sosial kepada PM," tutur Harry.

Harry menegaskan bahwa ATENSI tidak hanya berbasis balai/panti, tetapi keluarga dan komunitas. Basis komunitas ini akan melibatkan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan panti-panti yang ada di masyarakat untuk melaksanakan ATENSI.

Hal ini mendapat dukungan kuat dari Buchori, anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS. Dia menyebutkan bahwa pelibatan publik harus lebih intens.

"Selain memiliki fungsi pengawasan, kita juga memiliki fungsi representasi. Representasi masyarakat untuk bersinergi antara panti dan Kemensos dalam menangani masalah sosial," jelasnya. (Knu)

Baca Juga:

Cara Kemensos Tingkatkan Pemahaman New Normal Pegawai Balai Literasi 'Abiyoso' Cimahi

#Kementerian Sosial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Indonesia
Pengadaan Sepatu untuk Sekolah Rakyat Tuai Kontroversi, Mensos bakal Lapor ke KPK
Kajian ini dilakukan setelah anggaran pengadaan sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp 27 miliar menjadi sorotan publik.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Pengadaan Sepatu untuk Sekolah Rakyat Tuai Kontroversi, Mensos bakal Lapor ke KPK
Indonesia
Dirut BPJS Kesehatan Buka Suara soal Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN, Sebut Ada Jeda Administrasi
Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengungkap alasan penonaktifan 11 juta peserta PBI JKN. Ia menyebutkan, jeda administasi menjadi pemicunya.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Dirut BPJS Kesehatan Buka Suara soal Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN, Sebut Ada Jeda Administrasi
Indonesia
BPJS PBI Pasien Cuci Darah Diaktifkan Kembali, Wamensos: RS Wajib Layani
BPJS BPI pasien cuci darah diaktifkan kembali. Wamensos, Agus Jabo Priyono mengatakan, Kemensos akan mengoordinasikan dengan Kemenkes dan BPJS.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS PBI Pasien Cuci Darah Diaktifkan Kembali, Wamensos: RS Wajib Layani
Berita Foto
Sebanyak 166 Sekolah Rakyat Telah Beroperasi dari Sabang sampai Merauke
Suasana belajar-mengajar siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6 di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (4/11/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 04 Desember 2025
Sebanyak 166 Sekolah Rakyat Telah Beroperasi dari Sabang sampai Merauke
Indonesia
Kemensos Telah Dirikan 30 Titik Dapur Umum, Bantuan Sudah Mulai Menjangkau Daerah Terisolir
Selain bantuan logistik bufferstock, Kemensos melalui juga menggerakkan layanan Bantuan Bahan Natura melalui dapur umum dan dapur mandiri dengan nilai sekitar Rp 4,5 miliar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Kemensos Telah Dirikan 30 Titik Dapur Umum, Bantuan Sudah Mulai Menjangkau Daerah Terisolir
Indonesia
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema 'Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan'.
Dwi Astarini - Minggu, 09 November 2025
Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Seluruh Rakyat Indonesia Diminta Mengheningkan Cipta Serentak Pukul 08.15
Indonesia
Kemensos Gelontorkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Meninggal akibat Banjir Bandang Bali
Kemensos juga menyalurkan bantuan berupa sembako, makanan bayi, serta kebutuhan pokok lainnya bagi korban banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 16 September 2025
Kemensos Gelontorkan Santunan Rp 15 Juta untuk Korban Meninggal akibat Banjir Bandang Bali
Indonesia
Penerima Bansos Main Judol Dicoret, DPR Ingatkan Validasi Data
228.048 orang dicoret, dari total 603.999 keluarga penerima manfaat (KPM) terindikasi karena terlibat judi online.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 22 Juli 2025
Penerima Bansos Main Judol Dicoret, DPR Ingatkan Validasi Data
Indonesia
Cuma Modal KTP, Begini Cara Cek Dana Bansos PKH BPNT Juli 2025
Penerima bansos perlu mengecek secara terus-menerus, sehingga dapat mengetahui uang bantuan telah dikirim ke rekening.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 Juli 2025
Cuma Modal KTP, Begini Cara Cek Dana Bansos PKH BPNT Juli 2025
Bagikan