7 Kelurahan di Tangerang Selatan Alami Krisis Air
Petugas mendistribusikan air bersih kepada warga di Kranggan, Tangerang Selatan, Banten, Senin (18/9/2023). (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Pemeritah Kota Tangerang Selatan melansir, hingga 4 Oktober 2023, masyarakat di tujuh kelurahan di mengalami krisis air bersih, dampak musim kemarau tahun ini.
Wilayah terdampak kekeringan tersebut, di antaranya Kelurahan Keranggan, Muncul, Setu, dan Babakan di Kecamatan Setu, Kelurahan Jurangmangu Barat di Kecamatan Pondok Aren, Kelurahan Ciater dan Buaran di Kecamatan Serpong.
Baca Juga:
Pemkab Tangerang Perpanjang Status Darurat Bencana Kekeringan
Jumlah wilayah yang terdampak kekeringan karena musim kemarau semakin luas, dari 18 menjadi 23 titik dengan total warga terdampak 1.550 kepala keluarga.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten telah mendistribusikan air bersih 127.700 liter kepada masyarakat di berbagai tempat di daerah itu yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan M Faridzal Gumay mengatakan, distribusi air bersih dilakukan pihak pemkot setempat bersama pengembang swasta.
Pendistribusian air bersih sudah dilaksanakan sejak 28 September hingga 4 Oktober 2023 setelah adanya permintaan air bersih dari masyarakat yang menghadapi kekeringan.
"Kita optimalkan terus pendistribusian air bersih ini apalagi musim kemarau yang masih terjadi dan dampaknya semakin meluas," ujarnya. (Knu)
Baca Juga:
5.543 Jiwa Terdampak Kekeringan di Desa Jaya Bakti Banggai
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak