618 Warga Kampung Melayu Masih Mengungsi

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 09 Februari 2021
618 Warga Kampung Melayu Masih Mengungsi

Petugas BPBD DKI Jakarta mengevakuasi korban banjir di RT11 RW05 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, menggunakan perahu karet, Minggu (7/2). (ANTARA/HO-BPBD DKI).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 618 warga Kampung Melayu, Jakarta Timur, harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir akibat hujan lebat di wilayah Jakarta dan sekitarnya beberapa hari terakhir ini.

Lurah Kampung Melayu, Setiyawan mengatakan, 618 warga terdampak banjir itu tersebar di lima lokasi pengungsian. Antara lain di aula kantor Kelurahan Kampung Melayu, gedung SDN Kampung Melayu 01/02 Pagi, Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 08, Pos RW 07 dan aula Masjid Ruhul Islam di RW 07.

Baca Juga

Pengungsi Banjir di Kampung Dalam Cawang Dibagi ke 5 Lokasi

"Warga yang mengungsi terdiri dari orang dewasa 334 jiwa, lansia 63, anak-anak 123 dan balita 98 jiwa" ujar Setiyawan di Jakarta Selasa (9/2).

Untuk menjaga kesehatan warga di lokasi pengungsian, ucap Setiyawan, petugas medis Puskesmas keliling melakukan pengecekan sekaligus memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (8/2). Foto: MP/Asropih
Banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (8/2). Foto: MP/Asropih

Setiyawan menyampaikan, Khusus pelayanan kesehatan difokuskan di Puskesmas Kelurahan Kampung Melayu. Lantaran tempat pengungsian warga tak jauh dari puskesmas.

"Lokasinya sangat berdekatan dengan lokasi pengungsian," papar Setiyawan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta semua warga untuk waspada jika terjadinya banjir lantaran saat ini masuk musih penghujan.

"Kita tentu tetap waspada karena musim hujan belum selesai, tapi tim kita semuanya bersiap," ujar Anies saat meninjau kondisi pintu air di Manggarai, Jakarta Selatan pada Senin (8/2) kemarin.

Meski begitu, kata Anies, seluruh jajaran SDA DKI konsisten memantau kondisi bendungan Katulampa Bogor, Depok, hingga pintu air Manggarai, agar koordinasi antar pintu air di Jakarta aman terkendali. (Asp)

Baca Juga

230 Pengungsi Banjir di Kampung Melayu Belum Terima Bantuan Makanan

#Kampung Melayu #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Bagikan