Merahputih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih mendapati warga yang hendak mudik. Hal itu diketahui dari masih adanya kendaraan yang mencoba keluar Ibu Kota dan daerah penyangga.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, tercatat ada 895 kendaraan yang berupaya keluar Jakarta dan sekitarnya, Minggu (3/5) lalu. Jumlah ini lebih sedikit ketimbang hari sebelumnya sebanyak 933 kendaraan.
Baca Juga:
117 kendaraan mencoba keluar Jakarta lewat Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat. 142 kendaraan lewat Tol Bitung arah Merak. Pada hari ke-10 penyekatan didapati warga lebih banyak coba mudik lewat jalur arteri. Tercatat ada 636 kendaraan lewat jalur arteri.
"Itu termasuk kendaraan mobil pribadi, kendaraan umum dan sepeda motor yang diputarbalikan di jalan arteri," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/5).
Sebanyak 895 kendaraan tersebut dipastikan gagal keluar. Sebab, mereka diputarbalik di Pintu Tol Bitung arah Merak dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat juga oleh petugas di 16 pos pemantau terpadu.
Pos itu didirikan di jalan arteri di sejumlah wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek). Total sejak operasi tersebut digelar pada 24 April hingga 3 Mei 2020 tercatat sebanyak 10.357 kendaraan diputarbalikkan saat hendak keluar wilayah Jadetabek.
Baca Juga:
CEO Ruangguru Belva Tetap Untung Besar Meski Sudah Mundur dari Stafsus Presiden
Sambodo merinci, sebanyak 3.154 kendaraan roda empat diputar balik di Pintu Tol Bitung dan 4.010 kendaraan diputar balik di Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat. Sementara itu, sebanyak 2.172 kendaraan lainnya diputar balik di jalur arteri.
11 persen dari keseluruhan total kendaraan yang diputar balik itu adalah pemudik menggunakan sepeda motor. Jumlah pengendara sepeda motor yang diputar balik di jalur arteri selama 10 hari Operasi Ketupat 2020 adalah 1.201 kendaraan. (Knu)

