56.085 Penumpang Luar Negeri Masuk Lewat Bandara Soetta Dikarantina

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 18 Oktober 2021
56.085 Penumpang Luar Negeri Masuk Lewat Bandara Soetta Dikarantina

Suasana tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta. (AP II)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 56.085 penumpang dari luar negeri mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Angka tersebut tercatat dalam periode 19 September hingga 16 Oktober 2021.

Dari total jumlah penumpang kedatangan luar negeri, sebanyak 29.270 orang telah menjalani karantina di Wisma Atlet. Sedangkan 26.815 lainnya melakukan karantina mandiri di hotel.

Baca Juga:

Bandara Soekarno-Hatta Bakal Dilengkapi Lab Bio Safety Level 2 Buat Tes PCR

Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi menyebut, kebanyakan penumpang internasional yang tiba dari luar negeri merupakan pekerja migran (PMI).

"Seluruh stakeholder bersama-sama berupaya untuk selalu menjaga dan meningkatkan implementasi penerapan protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta," jelas M Holik Muardi dalam keterangannya, Senin (18/10).

Sementara itu, Komandan Satgas Udara Penanganan COVID-19 Kolonel Tek Sunu Eko P menyebut, karantina adalah protokol kesehatan penting yang harus dijalani penumpang dari luar negeri.

"Karantina dilakukan untuk mengetahui dan memantau status kesehatan penumpang pesawat yang telah melakukan perjalanan dari luar negeri," jelas.

Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Antara)
Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Antara)

Selain itu, sesuai ketentuan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2021, sebanyak 56.085 orang penumpang dari luar negeri telah menjalani tes RT-PCR saat tiba di bandara.

Setelah dinyatakan negatif COVID-19, mereka melakukan karantina terpusat selama 5x24 jam.

"Karantina terpusat 5x24 jam ini dapat juga mengantisipasi dan menghalau imported case ke Indonesia sehingga pandemi COVID-19 di dalam negeri dapat tetap terkendali," tuturnya.

Baca Juga:

Penggunaan PeduliLindungi di Bandara Hindari Pemalsuan Dokumen Kesehatan

Adapun WNI yang dapat melakukan karantina di Wisma Pademangan adalah yang memenuhi kriteria.

Seperti pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa yang kembali ke Indonesia, Pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah dinas ke luar negeri. (Knu)

Baca Juga:

Bandara Soetta Siapkan Holding Bay Buat Kedatangan Penumpang Internasional

#COVID-19 #Bandara Soekarno-Hatta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan sekitar Bandara Soetta, Tangerang. Asap hitam membubung, namun operasional penerbangan tetap normal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Indonesia
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Indonesia
Hari Ini, Penerbangan Bandara Soekarno Hatta dan Halim Sudah Dibuka Lagi
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim kembali beroperasi setelah sempat ditutup akibat abu vulkanik Anak Krakatau, dengan skema ATFM
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Hari Ini, Penerbangan Bandara Soekarno Hatta dan Halim Sudah Dibuka Lagi
Indonesia
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Hasil paper test di sejumlah bandara negatif abu vulkanik. Kemenhub tetap menunggu advisory VAAC Darwin dan memperpanjang penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Indonesia
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Ratusan penerbangan ditunda di Bandara Soetta akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hari ini. Cek status penerbanganmu, info bus gratis, dan kompensasinya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup Sementara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim kembali ditutup pada Senin (7/9). Penutupan dilakukan hingga 18.00 WIB.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup Sementara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB
Indonesia
Pagi Ini, Bandara Soetta Masih Ditutup
Hasil pemantauan menunjukkan arah angin berubah dari semula mengarah ke barat menjadi bergerak ke timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Pagi Ini, Bandara Soetta Masih Ditutup
Indonesia
Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan
Sejumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta mendapat pemeriksaan kesehatan, masker, vitamin, makanan dan minuman di tengah delay penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan
Indonesia
Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang Lagi hingga 17.30 WIB, Ini Dampaknya
Penghentian sementara operasional Bandara Soetta berdampak pada 301 jadwal penerbangan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang Lagi hingga 17.30 WIB, Ini Dampaknya
Bagikan