5 RT di Kelurahan Cengkareng Masih Terendam Banjir, Ratusan Orang Mengungsi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Januari 2025
5 RT di Kelurahan Cengkareng Masih Terendam Banjir, Ratusan Orang Mengungsi

Banjir di pemukiman padat penduduk Kapuk. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima RT di Jakarta masih terendam banjir pada Jumat (31/1) sore pukul 17.00 WIB. Padahal, banjir itu sudah menggenangi rumah warga sejak Selasa (28/1).

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir tersebut berada di Cengkareng, Jakarta Barat.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 5 RT," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan kepada wartawan, Jumat (31/1).

Yohan mengungkapkan, bahwa banyak warga yang mengungsi karena rumah mereka kebanjiran. Selain itu, Yohan juga menargetkan banjir tersebut cepat surut agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucapnya.

Baca juga:

Korban Banjir di Pengungsian Kebon Pala Belum Dapat Bantuan, Pemprov Didesak Bergerak

Lebih lanjut, Yohan menuturkan langkah yang dilakukan sekarang ini dengan mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

BPBD DKI Jakarta juga mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir rob.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," terangnya.

Baca juga:

Warga Jakarta di Lokasi Rawan Banjir Diminta Antisipasi Dokumen Hingga Barang Berharga

Data wilayah Jakarta terdampak banjir, sebagai berikut:

Jakarta Barat terdapat 5 RT yang terdiri dari:

Kel. Cengkareng Barat 5 RT

Penyebab: Curah hujan tinggi

Ketinggian: 30 cm

Situasi: Masih tergenang

Pengungsi

- Kel. Tegal Alur

1. Rusun Lokbin

- Jumlah 25 KK, 88 Jiwa

2. Musholah Alhidayah

- Jumlah 14 KK, 47 Jiwa

- Kel. Semper Barat

Jumlah: 887 Jiwa

Lokasi: Rusun Embrio

(Asp)

#Banjir #Banjir Jakarta #BPBD DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang berpotensi menimbulkan banjir.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Jakarta Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem 20-24 Mei, BPBD Ingatkan Warga Waspada
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Bagikan