5 Ribu Tentara Dikerahkan Amankan Demo Buruh di Istana Negara dan DPR

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 21 Agustus 2019
5 Ribu Tentara Dikerahkan Amankan Demo Buruh di Istana Negara dan DPR

Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana memantau demo buruh di Istana Negara (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - 5 Ribu Aparat TNI dikerahkan mengamankan aksi demo buruh di Istana Negara. Mereka menggunakan pentungan dan tameng untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan dari massa buruh.

"Iya 5 ribu personel ini dari Brigif 1 Kodam Jaya," kata Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana kepada Merahputih.com di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (21/8).

Baca Juga: Massa Buruh Geruduk Istana Minta Revisi UU Ketenagakerjaan Dibatalkan

Penempatan personel TNI bukan hanya dilakukan di Istana Negara tapi juga ditempatkan di Patung Kuda dan Gedung DPR/MPR. "Karena disana juga berlangsung aksi buruh," jelas Wahyu.

Massa buruh dari berbagai serikat pekerja berdemo di depan Istana Negara. Mereka menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Para buruh berkumpul di bawah mobil komando. Massa tampak membawa bendera merah-putih dan bendera SP LEM SPSI.

Massa juga membawa spanduk yang berisi penolakan terhadap Revisi UU 13 Tahun 2003. Buruh menilai revisi tersebut merugikan dan menyengsarakan.

Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana memantau demo buruh di Istana Negara (MP/Kanugraha)

"Apindo mengatakan begini kepada Bapak Presiden, katanya Pak Presiden buruh yang bergabung di serikat pekerja hanya ada 2 juta orang. Jadi jangan takut kalau Pak Presiden merivisi, kata Apinda kita hanya 2 juta orang," kata seorang orator di mobil komando.

Sang orator menyebutkan aksi ini untuk memperjuangkan 51 juta buruh di Indonesia.

"Hari ini kita bersatu di sini memang hanya 50.000, ini awal kawan-kawan. Apindo minta apa yang kita perjuangkan bukan hanya 2 juta orang, yang kita perjuangkan 51 juta buruh formal yang masih bekerja," ujar orator.

Baca Juga: Tak Dilibatkan Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan, Ribuan Buruh Geruduk Istana Negara

Orator tersebut mengatakan ada yang ingin merevisi UU No 13 Tahun 2013. Massa buruh menolak atas revisi Undang-Undang tersebut.

"Kita buktikan siap kita buktikan? Bahwa kita berjuang untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh, untuk 51 juta orang, ditambah anak dan keluarganya. Ada 70 juta orang yang dilindungi UU No 13, sekarang No 13 itu mau diacak, saudara-saudara. Pesangon mau dihapuskan, mau dikurangi, kurang ajar," tegas orator. (Knu)

#Demo Buruh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Massa buruh melakukan long march saat aksi unjuk rasa menuntuk sahkan RUU Ketenagakerjaan di Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Aksi Demo Buruh Tuntut Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan di Jakarta
Indonesia
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026, Dishub Minta Pengguna Jalan Hindari 3 Kawasan ini
Demo buruh di Jakarta pada Kamis (24/9) akan diikuti ribuan orang. Ada beberapa ruas jalan yang bisa dihindari.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh di Jakarta 24 September 2026, Dishub Minta Pengguna Jalan Hindari 3 Kawasan ini
Indonesia
Demo Buruh 24 September, Polda Metro Kerahkan 1.550 Personel dan Siapkan Jalur Alternatif
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.550 personel untuk mengawal demo buruh 24 September di Jakarta. Simak titik perhatian dan jalur alternatif yang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September, Polda Metro Kerahkan 1.550 Personel dan Siapkan Jalur Alternatif
Indonesia
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Ribuan buruh akan menggelar demo di Jakarta pada Kamis (24/9). Transjakarta pun melakukan penyesuaian rute.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Ada dua agenda besar yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan aparat. Pertama, May Day Fiesta 2026 di kawasan Monas.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
30 Ribu Aparat Amankan May Day 2026, Polisi Ingatkan Buruh jangan Anarkistis dan Terprovokasi
Indonesia
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMP DKI Jakarta 2026. KSPI menilai upah Rp 5,73 juta terlalu kecil dan tidak sesuai biaya hidup ibu kota.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Indonesia
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Ratusan buruh akan menggelar aksi serentak di Jakarta pada Kamis (15/1). Sejumlah tuntutan bakal dilayangkan, termasuk revisi UMP DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Aksi ini akan diikuti ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jakarta dengan konvoi sepeda motor.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Bagikan