Finansial

5 Opsi Investasi Paling Potensial di 2024 

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 01 Februari 2024
5 Opsi Investasi Paling Potensial di 2024 

Octa rekomendasikan 5 investasi paling potensial di 2024.(dok Octa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DENGAN berbagai opsi investasi yang tersedia, pemain berpengalaman maupun pemula sama-sama menghadapi tantangan dalam memilih jalur yang tepat untuk mencapai tujuan finansial.

Dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, broker internasional yang menyediakan layanan trading online di seluruh dunia sejak 2011, Octa, menyoroti lima opsi investasi paling potensial yang dapat dipilih pada 2024.

BACA JUGA:

2 Kriteria Utama Memilih Investasi Paling Menarik

1. Forex

Pasar valuta asing (forex) adalah pasar terdesentralisasi global untuk memperdagangkan mata uang. Kepopulerannya didasarkan pada likuiditas tinggi, trading yang dapat dilakukan 24 jam, dan jumlah leverage yang dinikmati pelaku pasarnya. Meskipun trading di pasar ini membutuhkan pengetahuan dan pengalaman, forex merupakan pilihan paling menguntungkan untuk mendapat penghasilan tambahan pada saat itu juga tanpa harus menunggu hasil jangka panjang.

Dengan menawarkan kontrol yang tinggi atas investasi dengan salah satu dana awal minimum paling rendah, forex telah menunjukkan pertumbuhan popularitas yang stabil di Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini.

Pasangan mata uang USD menjadi salah satu instrumen trading paling menarik di pasar. Pergerakan sekecil 1 persen pun dalam nilai tukar USD memungkinkan trader meraih hingga USD 1.000 dengan trading pasangan mata uang menggunakan leverage standar. Menurut pakar Octa, indeks dolar AS tahun ini mungkin akan jatuh hingga 5 persen, sehingga menawarkan peluang besar bagi investor Forex.

2. Saham dan indeks saham

Indeks pasar saham terdiri dari ekuitas dari perusahaan serupa atau yang memenuhi serangkaian kriteria yang telah ditentukan. Untuk investasi jangka panjang, saham dan indeks saham terbukti sebagai sumber keuntungan tahunan yang solid. Akan tetapi, level pengetahuan pakar yang diperlukan untuk menunjang kesuksesan investor saham cukup tinggi, dan risikonya yang juga signifikan membuat pilihan ini cukup sulit bagi investor ritel untuk meraih penghasilan tambahan.

Aktivitas IPO di paruh kedua 2024 diperkirakan naik signifikan. Untuk Indonesia, segmen pasar amat mungkin yang akan mengalami pertumbuhan besar tahun ini, meliputi penggunaan AI di bidang teknologi dan utilitas, perusahaan FinTech, dan produsen farmasi yang berfokus pada obat penurun berat badan.

3. Energi berjangka

Kontrak berjangka adalah instrumen keuangan yang memfasilitasi kesepakatan pembeli dan penjual untuk menyerahkan suatu aset dan membayarnya dengan harga tetap di kemudian hari. Aset yang dibeli atau dijual biasanya merupakan komoditas atau instrumen finansial.

Pasar berjangka menarik minat investor karena likuiditasnya tinggi, jadwal trading yang hampir 24 jam sehari dan peluang diversifikasi portofolio yang hampir tidak terbatas. Namun, trading berjangka membutuhkan banyak waktu dan upaya, belum lagi ada kerumitan di dalamnya, sehingga merupakan pilihan investasi yang sangat menuntut komitmen.

Ketika pasar pasokan energi global mengalami perubahan drastis, komoditas energi menjadi pilihan investasi yang menarik. Terkait sumber energi tradisional, harga minyak masih bergantung pada agenda politik, sedangkan gas alam masih reaktif terhadap faktor-faktor ekonomi dasar. Oleh karena itulah, sektor ini masih menawarkan potensi keuntungan yang cukup besar bagi investor.

4. Ekuitas pendapatan tetap (deposit dan obligasi)

Deposit adalah uang yang ditransfer ke bank atau institusi finansial lainnya. Sementara itu, obligasi adalah instrumen pendapatan tetap yang merepresentasikan pinjaman yang dibuat oleh investor kepada perusahaan atau lembaga pemerintah. Umumnya, kedua opsi ini menawarkan imbal hasil yang kecil dengan profil risiko rendah dan tingkat kendali atas investasi yang lumayan tinggi.

Pada paruh pertama 2024, bunga deposit akan tetap tinggi sehingga menjadikannya pilihan investasi yang layak. Untuk kamu yang tidak tertarik dengan profit tinggi, tetapi ingin melindungi dana dari inflasi sambil tetap memperoleh bunga minimal, obligasi bisa jadi cocok, meski mungkin tidak terlalu menarik.

5. Mata uang kripto, termasuk Bitcoin dan koin populer lainnya

Dengan volatilitas tinggi dan penuh gejolak naik turun, pasar kripto merupakan pilihan investasi populer yang memerlukan kehati-hatian ekstra.

Dengan persetujuan ETF Bitcoin serta proses persetujuan yang sedang berlangsung untuk mata uang kripto terbesar kedua, Ethereum, pasar kripto diperkirakan akan segera melonjak.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dengan melihat tren penurunan yang terjadi saat ini, sentimen publik ternyata jauh dari optimis. 'Hard fork' Bitcoin yang akan datang atau perubahan radikal dalam blockchain koin ini yang secara efektif menghasilkan penciptaan mata uang kripto baru, mungkin masih berdampak positif pada pasar. Akan tetapi, beberapa waktu mendatang, hal ini tidak tampak secerah beberapa bulan lalu.(dwi)

BACA JUGA:

Octa Siap Wujudkan Trading Jelas di 2024

#Finansial #Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terjerat Dugaan Kasus Penipuan Dana Investasi, Polisi Bakal Periksa Ruben Onsu Pekan Depan
Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengklaim telah melaksanakan serangkaian penyelidikan pada 25 April 2026 yang telah dialih dari proses penyelidikan ke penyidikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Terjerat Dugaan Kasus Penipuan Dana Investasi, Polisi Bakal Periksa Ruben Onsu Pekan Depan
Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Dana Investasi
Terkait kronologi, terlapor (Ruben Onsu) yang memiliki usaha menawarkan korban untuk menginvestasikan dananya. Hingga akhirnya terjadi kesepakatan antara korban dan terlapor.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan Dana Investasi
Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Indonesia
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Pemprov DKI terus memperluas skema creative financing, kerja sama pemanfaatan aset, serta pemenuhan kewajiban pengembang untuk membiayai infrastruktur dan fasilitas publik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Olahraga
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Pemilik Amazon, Jeff Bezos, siap memberikan suntikan dana Rp 36 triliun untuk Liverpool.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Indonesia
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Seskab Teddy Indra Wijaya menerima Haji Isam bahas investasi dan kolaborasi dunia usaha.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Indonesia
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Seskab Teddy dan Haji Isam membahas perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Indonesia
Realisasi Investasi di Jakarta Semester 1 2026 Capai Rp 173 Triliun
Capian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Realisasi Investasi di Jakarta Semester 1 2026 Capai Rp 173 Triliun
Indonesia
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis di bawah Presiden yang mendapat mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Bagikan