MERAHPUTIH.COM - DENGAN berbagai opsi investasi yang tersedia, pemain berpengalaman maupun pemula sama-sama menghadapi tantangan dalam memilih jalur yang tepat untuk mencapai tujuan finansial.
Dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, broker internasional yang menyediakan layanan trading online di seluruh dunia sejak 2011, Octa, menyoroti lima opsi investasi paling potensial yang dapat dipilih pada 2024.
BACA JUGA:
1. Forex
Pasar valuta asing (forex) adalah pasar terdesentralisasi global untuk memperdagangkan mata uang. Kepopulerannya didasarkan pada likuiditas tinggi, trading yang dapat dilakukan 24 jam, dan jumlah leverage yang dinikmati pelaku pasarnya. Meskipun trading di pasar ini membutuhkan pengetahuan dan pengalaman, forex merupakan pilihan paling menguntungkan untuk mendapat penghasilan tambahan pada saat itu juga tanpa harus menunggu hasil jangka panjang.
Dengan menawarkan kontrol yang tinggi atas investasi dengan salah satu dana awal minimum paling rendah, forex telah menunjukkan pertumbuhan popularitas yang stabil di Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini.
Pasangan mata uang USD menjadi salah satu instrumen trading paling menarik di pasar. Pergerakan sekecil 1 persen pun dalam nilai tukar USD memungkinkan trader meraih hingga USD 1.000 dengan trading pasangan mata uang menggunakan leverage standar. Menurut pakar Octa, indeks dolar AS tahun ini mungkin akan jatuh hingga 5 persen, sehingga menawarkan peluang besar bagi investor Forex.
2. Saham dan indeks saham
Indeks pasar saham terdiri dari ekuitas dari perusahaan serupa atau yang memenuhi serangkaian kriteria yang telah ditentukan. Untuk investasi jangka panjang, saham dan indeks saham terbukti sebagai sumber keuntungan tahunan yang solid. Akan tetapi, level pengetahuan pakar yang diperlukan untuk menunjang kesuksesan investor saham cukup tinggi, dan risikonya yang juga signifikan membuat pilihan ini cukup sulit bagi investor ritel untuk meraih penghasilan tambahan.
Aktivitas IPO di paruh kedua 2024 diperkirakan naik signifikan. Untuk Indonesia, segmen pasar amat mungkin yang akan mengalami pertumbuhan besar tahun ini, meliputi penggunaan AI di bidang teknologi dan utilitas, perusahaan FinTech, dan produsen farmasi yang berfokus pada obat penurun berat badan.
3. Energi berjangka
Kontrak berjangka adalah instrumen keuangan yang memfasilitasi kesepakatan pembeli dan penjual untuk menyerahkan suatu aset dan membayarnya dengan harga tetap di kemudian hari. Aset yang dibeli atau dijual biasanya merupakan komoditas atau instrumen finansial.
Pasar berjangka menarik minat investor karena likuiditasnya tinggi, jadwal trading yang hampir 24 jam sehari dan peluang diversifikasi portofolio yang hampir tidak terbatas. Namun, trading berjangka membutuhkan banyak waktu dan upaya, belum lagi ada kerumitan di dalamnya, sehingga merupakan pilihan investasi yang sangat menuntut komitmen.
Ketika pasar pasokan energi global mengalami perubahan drastis, komoditas energi menjadi pilihan investasi yang menarik. Terkait sumber energi tradisional, harga minyak masih bergantung pada agenda politik, sedangkan gas alam masih reaktif terhadap faktor-faktor ekonomi dasar. Oleh karena itulah, sektor ini masih menawarkan potensi keuntungan yang cukup besar bagi investor.
4. Ekuitas pendapatan tetap (deposit dan obligasi)
Deposit adalah uang yang ditransfer ke bank atau institusi finansial lainnya. Sementara itu, obligasi adalah instrumen pendapatan tetap yang merepresentasikan pinjaman yang dibuat oleh investor kepada perusahaan atau lembaga pemerintah. Umumnya, kedua opsi ini menawarkan imbal hasil yang kecil dengan profil risiko rendah dan tingkat kendali atas investasi yang lumayan tinggi.
Pada paruh pertama 2024, bunga deposit akan tetap tinggi sehingga menjadikannya pilihan investasi yang layak. Untuk kamu yang tidak tertarik dengan profit tinggi, tetapi ingin melindungi dana dari inflasi sambil tetap memperoleh bunga minimal, obligasi bisa jadi cocok, meski mungkin tidak terlalu menarik.
5. Mata uang kripto, termasuk Bitcoin dan koin populer lainnya
Dengan volatilitas tinggi dan penuh gejolak naik turun, pasar kripto merupakan pilihan investasi populer yang memerlukan kehati-hatian ekstra.
Dengan persetujuan ETF Bitcoin serta proses persetujuan yang sedang berlangsung untuk mata uang kripto terbesar kedua, Ethereum, pasar kripto diperkirakan akan segera melonjak.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dengan melihat tren penurunan yang terjadi saat ini, sentimen publik ternyata jauh dari optimis. 'Hard fork' Bitcoin yang akan datang atau perubahan radikal dalam blockchain koin ini yang secara efektif menghasilkan penciptaan mata uang kripto baru, mungkin masih berdampak positif pada pasar. Akan tetapi, beberapa waktu mendatang, hal ini tidak tampak secerah beberapa bulan lalu.(dwi)
BACA JUGA: