MerahPutih Internasional- Setiap negara memiliki adat dan budayanya masing-masing. Bahkan beberapa peraturan yang dibuat, didasarkan pada budaya yang ada. Seperti halnya di Indonesia, para pengunjung Pantai Selatan dilarang memakai pakaian berwarna hijau karena hal ini dikaitkan dengan mitos Nyi Roro Kidul. Namun, tahukah Anda beberapa negara ini juga memiliki peraturan aneh?
1. Pembatasan Pemakaian Saus di Perancis
Perancis melarang remaja di negaranya menggunakan saus secara berlebihan. Pemakaian saus yang berlebihan ini dianggap merugikan masakan tradisional Perancis karena akan mengurangi keasliannya. Namun ada pengecualian, mereka diizinkan memakai saus hanya jika memakan kentang goreng.

2. Nama Bayi di Denmark
Di Denmark, pemakaian nama untuk bayi sangat dibatasi. Denmark hanya menyediakan sekitar 24 ribu nama. Jika masyarakatnya memang sangat ingin memakai nama di luar yang telah dtentukan, maka mereka harus membuat perizinan khusus kepada pemerintah setempat.

3. Penggunaan Baby Walker, Kanada
Menurut penelitian di Kanada, alat bantu baby walker akan memperlambat sistem motorik para bayi. Penjualan baby walker pun dibatasi. Sejak 2004, para bayi harus belajar jalan tanpa bantuan.

4. Permen Karet di Singapura
Sejak tahun 1992, pemerintah Singapura melarang penjualan permen karet secara bebas. Peraturan ini berkaitan dengan kebersihan di tempat-tempat umum. Tampaknya pada saat itu tempat umum di Singapura, dari eskalator sampai dengan pintu kereta bawah tanah, dipenuhi dengan tempelan permen karet.

5. Pakaian dan Aksesoris Berwarna Kuning Di Malaysia
Nampaknya peraturan mengenai warna pakaian tidak hanya terjadi di Indonesia. Warga negara di Malaysia dilarang menggunakan semua pakaian atau aksesoris berwarna kuning. Dari mulai kaos, ikat pinggang, topi, bahkan kaus kaki. Pada 2011 lalu, pemerintah Malaysia melarang pakaian dan aksesoris berwarna kuning karena dianggap sebagai warna khas dari kelompok oposisi.
