SEBAGAI sumber protein termurah dan paling mudah ditemukan, telur menjadi salah satu makanan yang digemari banyak orang di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Tak melulu dimakan, telur juga bisa dijadikan bahan olahan berbagai resep makanan. Kamu juga pasti selalu menyediakan telur sebagai stok makanan di rumah karena sangat praktis.
Baca juga:
Apa Benar Telur Omega 3 Lebih Sehat Dibandingkan dengan Telur Biasa?
Namun, ada beberapa hal yang masih dipercaya banyak orang tentang telur. Dilansir dari laman Bright Side, yuk simak beberapa mitos tentang telur biar gak salah lagi.
1. Kualitas telur bisa dilihat dari kuning telurnya
Sepintas, pernyataan ini memang terdengar logis. Faktanya, warna kuning telur bergantung pada makanan yang diberikan ke ayam. Semakin banyak kandungan karotenoid yang ada, maka akan semakin banyak pula kuning telur yang dihasilkan.
Beberapa makanan yang membuat kuning telur lebih cerah antara lain jagung, alfalfa, jelatang, dan beberapa tanaman lainnya.
Jika mereka lebih sering menghabiskan waktu di kendang, warna kunung telur juga bisa diubah dengan bahan tambahan makanan seperti canthaxanthin. Sebaliknya, jika warna kuning telur terlihat pudar bukan berarti memiliki kualitas yang buruk atau busuk.
2. Hanya ada telur berwarna putih dan coklat
Pada umumnya, kita hanya mengetahui bahwa warna telur adalah putih dan coklat. Ternyata, ada beberapa telur yang memiliki warna tidak seperti biasanya.
Warna cangkang telur bergantung pada jenis ayamnya, seperti ayam leghorn memiliki cangkang telur berwarna putih dan ayam Rhode Island memiliki cangkang berwarna cokelat.
Beberapa rasa lainnya seperti Araucana, Ameraucana, dan lainnya, memiliki telur biru atau hijau. Warna cangkang juga bergantung pada pigmen. Seperti protoporphyrin yang membuat kulit menjadi warna cokelat, sedangkan biliverdin membuatnya menjadi warna biru dan hijau.
Baca juga:
3. Tempat terbaik menyimpan telur adalah di pintu kulkas
Kita pasti sering menyimpan telur pada bagian pintu kulkas. Ternyata, hal ini tidak disarankan karena suhunya yang selau berubah-ubah.
Tempat terbaik untuk menyimpan telur ternyata di bagian rak tengah kulkas. Dibagian rak tengah suhu yang dihasilkan konsisten dan sangat baik untuk kualitas telur.
4. Telur puyuh lebih bergizi daripada telur biasa
Telur puyuh sebenarnya mengandung lebih banyak protein, vitamin, dan nutrisi bermanfaat lainnya daripada telur ayam. Tapi, perbedaan itu tidak terlalu signifikan. Untuk membuktikannya, kamu harus mengonsumsi banyak telur putuh secara teratur.
Perlu dicatat, telur puyuh mengandung bakteri salmonella yang bisa menyebabkan gejala mual, muntah, diare, demam, sakit kepala, hingga panas dingin. Jadi tidak disarankan untuk terlalu sering mengonsumsi telur puyuh.
5. Putih telur bisa bikin kulit wajah awet muda
Putih telur memang sangat populer untuk dijadikan masker wajah dan dipercaya dapat membuat kulit kita terlihat lebih halus dan menghilangkan keriput.
Telur memang kaya protein, vitamin E, vitamin B, dan biotin yang bagus untuk kulit. Namun, zat ini akan terasa manfaatnya dengan cara dikonsumsi, bukan dijadikan masker. (And)
Baca juga:
5 Kesalahan Ini Masih Sering Kita Lakukan saat Menggoreng Telur