Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Keterampilan Penting yang Harus dimiliki oleh Pemimpin Digital HR

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 16 Februari 2019
5 Keterampilan Penting yang Harus dimiliki oleh Pemimpin Digital HR

Ilustrasi Pemimpin Digital HR. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN rahasia bahwa teknologi mengubah cara kita bekerja dan seberapa cepat kita bekerja. Dapat dikatakan, beradaptasi dengan perubahan tidak pernah mudah. Bagaimana Anda mengatasi dunia teknologi yang terus berubah? Khususnya sebagai sumber daya manusia (SDM) profesional?

Profesional HR tidak kebal terhadap perubahan besar yang terjadi di tempat kerja. Bahkan, para profesional HR memainkan peran strategis dalam digitalisasi organisasi mereka. Berikut adalah 5 keahlian esensial yang harus dimiliki para profesional HR untuk mengikuti fenomena digitalisasi.

1. Kemampuan Teknologi

Ilustrasi

Anda tidak dapat mengabaikan digitalisasi karena telah mengubah kehidupan kita, masyarakat, dan mempengaruhi tempat kerja kita sehari-hari. Kami menghabiskan berjam-jam setiap hari, berinteraksi dengan input digital dari semua bentuk komputer dan perangkat seluler. Dengan teknologi, kita berkomunikasi lebih real-time daripada sebelumnya dan terus-menerus dipengaruhi oleh rekomendasi, pendapat, dan saran yang didorong oleh analitik dan perilaku ekonomi.

Kehidupan digital mensyaratkan profesional HR untuk memikirkan kembali metode mereka dan mempelajari teknologi baru terus menerus untuk meluncurkan strategi dan solusi yang paling efisien sesuai dengan lingkungan bisnis yang selalu berubah. Belajarlah untuk membiasakan diri dengan alat online yang bermanfaat seperti Relode, platform yang menggunakan kekuatan teknologi virtual dan crowdsourcing yang akan membantu Anda menyelesaikan tugas merekrut dengan mudah, atau Textio, alat mesin canggih yang membantu perekrut dan usaha kecil mengoptimalkan iklan pekerjaan mereka, menggunakan kata-kata yang lebih baik.

2. Menguasai Media Sosial

Ilustrasi.(pixabay.com/@bykst/CC0/free_image)

Di dunia digital saat ini, media sosial adalah tempat kandidat target Anda 'hang out'. Menurut data terakhir yang dirilis oleh We Are Social, Singapura memiliki penetrasi media sosial tertinggi kedua di ASEAN pada 67% populasi, diikuti oleh Malaysia sebesar 59%, Thailand sebesar 58%, Filipina sebesar 47%, Vietnam pada 40% dan Indonesia sebesar 31%. Hong Kong juga memiliki salah satu tingkat penetrasi media sosial tertinggi, pada 64% dari total populasi.

Profesional HR cerdas tahu bagaimana menggunakan media sosial untuk membangun komunikasi dua arah dan menumbuhkan hubungan positif, menghormati dan percaya dengan calon target mereka. Ini memungkinkan mereka untuk menarik talenta terbaik sebelum benar-benar memposting tentang lowongan pekerjaan. Oleh karena itu penting bagi profesional HR untuk berkompeten dalam menggunakan media sosial dan menggunakannya sebagai platform untuk keterlibatan, bukan sebagai alat pendorong pemasaran.

3. Pembuatan Keputusan Analitis & yang di Dorong oleh Data

Ilustrasi

Siap atau tidak, sebagai profesional HR, Anda perlu meningkatkan keterampilan analitis Anda. Sama halnya dengan seberapa besar data telah merevolusi cara kerja pemasaran dan keuangan, analitik juga akan mengubah HR. Beberapa alat yang tersedia di luar sana adalah Aplikasi Analitik PwC (yang membantu mempercepat jalur menuju wawasan dengan mengintegrasikan big data) dan analitik IBM Kenexa HR (yang menggunakan analisis kognitif untuk memahami dan terus mempelajari bahasa HR).

Secara tradisional, para profesional HR pandai mengumpulkan data. Tetapi Anda dapat memiliki semua data di dunia dan masih belum tahu cara menggunakannya. Kuncinya adalah belajar bagaimana menjadi penerjemah data. Seorang profesional HR yang memiliki interpretasi data yang baik dapat menemukan tren berdasarkan data dan merencanakan solusi untuk beberapa pertanyaan penting. Misalnya, jenis bakat apa yang paling mungkin menjadi pemimpin yang sukses? Berapa lama waktu yang dibutuhkan karyawan baru untuk menjadi produktif?

4. Keterampilan Pemasaran

Marketing

Sebuah merek yang luar biasa biasanya menarik perhatian talent yang luar biasa, oleh karena itu penting bagi organisasi untuk meluangkan waktu dan sumber daya untuk membangun merek yang kuat. Profesional HR perlu menguasai teknik-teknik pemasaran ini (negara untuk menghubungkan dengan judul artikel sebelumnya “Rahasia untuk Akuisisi Bakat: Pemasaran Rekrutmen”) untuk mempromosikan merek perusahaan dengan mempelajari cara memelihara situs web atau profil online perusahaan yang aktif, mempublikasikan media digital atau memahami keterampilan dalam perangkat lunak pemasaran terbaru untuk membuat kampanye pemasaran yang efektif.

Selain itu, lanskap seluler Asia telah mengubah cara pemasaran. Lima dari sepuluh negara teratas dengan tingkat penetrasi smartphone tertinggi di dunia berlokasi di Asia. Dengan itu, para profesional HR harus belajar untuk merangkul keterampilan pemasaran seluler dan menggunakannya untuk menjangkau kumpulan calon yang lebih besar melalui seluler.

5. Memimpin Proses Digital Cerdas

Ilustrasi

HR tidak dapat lagi menganggap bahwa digitalisasi organisasi mereka hanya terletak di domain departemen TI. Untuk pelaksanaan yang lebih cerdas dari proses kerja terkait HR saat ini, profesional HR harus membuat proses digital alternatif. Ada banyak teknologi digital saat ini yang dapat memainkan peran penting dalam menciptakan proses digital alternatif dan cerdas.

Misalnya, keterampilan crowdsourcing karena menawarkan cara alternatif untuk menjadi sumber tenaga kerja, dilatih dalam menggunakan konferensi video real-time untuk kandidat rekrutmen yang lebih baik secara regional atau mempersiapkan pameran karier virtual, ruang kerja dan platform virtual menarik lainnya untuk memungkinkan kandidat atau karyawan untuk berinteraksi lebih efisien.

Era digital memaksa kami untuk memikirkan kembali HR dari atas ke bawah: mulai dari saat kami mendesain iklan pekerjaan kami, hingga proses perekrutan bakat, semua jalan menuju retensi dan pengembangan karyawan dan keberlanjutan seluruh organisasi. Para profesional HR harus belajar untuk tetap aktif, progresif dan up to date dengan teknologi terbaru karena masa depan HR bergantung pada bagaimana kita mengelola semua perubahan ini. (*)

#Media Sosial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Bantah Isu Reimburse Biaya Transportasi Pasien Rujukan, Sebut Informasi Viral di Threads Hoaks
BPJS Kesehatan menegaskan tidak ada kebijakan penggantian atau reimburse biaya transportasi pasien rujukan. Simak klarifikasi resmi terkait informasi viral di Threads.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
BPJS Kesehatan Bantah Isu Reimburse Biaya Transportasi Pasien Rujukan, Sebut Informasi Viral di Threads Hoaks
Lifestyle
Instagram Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Menulis Caption di Setiap Foto Carousel
Kehadiran fitur ini disebut-sebut sebagai salah satu pembaruan yang paling banyak diminta oleh komunitas kreator.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Instagram Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Menulis Caption di Setiap Foto Carousel
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Masifnya sebaran di media sosial membuat banyak warga telanjur mempercayai foto tersebut sebagai peristiwa nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Penggunaan media sosial harus diatur dengan baik demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Akun Medsos Wajib Cantumkan Nomor Ponsel, DPR: Cegah Hoaks dan Penipuan
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas viralnya Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar. Pihaknya akan segera melakukan evaluasi.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Wakil Ketua MPR Minta Maaf soal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar, Janji Segera Evaluasi
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Fun
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Friendster bangkit kembali dan kini tersedia di iPhone. Dibeli Mike Carson, platform ini hadir dengan konsep relasi unik tanpa algoritma.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Friendster Comeback, Platform Legendaris Era 2000-an Kini Hadir di iPhone
Bagikan