5 Adab saat Makan, Jangan Sampai Mencela

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 28 Agustus 2024
5 Adab saat Makan, Jangan Sampai Mencela

Ilustrasi makan. (Foto: Pexel/Karolina Kaboompics)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ada lima adab saat makan yang penting dilakukan. Adab selalu dikaitkan dengan nilai kesopanan dan tata krama.

Belum lama ini tagar #Polwan di X tengah ramai, Selasa (27/8). Tagar tersebut menyinggung Polwan Brigadir Putri Sirty Cikita, di mana dalam tayangan televisi menginterogasi salah satu laki-laki yang tengah duduk di warung.

Tampak laki-laki tersebut tengah makan dan ditanyai banyak hal oleh rombong Brigadir Putri dan rekannya.

Brigadir Putri bolak-balik menegur laki-laki yang ditanyainya, karena menurutnya tidak sopan karena menjawab pertanyaan sambil makan.

Beragam reaksi muncul terhadap perlakuan polisi tersebut. Khususnya pada Brigadir Putri yang justru dianggap netizen tidak sopan karena bertanya banyak hal kepada orang yang makan.

Baca juga:

6 Penjelasan Mengapa Kurang Tidur Menyebabkan Kebotakan

Adab makan sendiri berlaku di dunia manapun. Kalau di luar negeri adab makanan ini termasuk dalam kajian table manner.

Ada banyak manfaat dari menjaga adab makan. Di antaranya meningkatkan keharmonisan sosial, mendukung kesehatan, membentuk karakter dan masih banyak lagi.

Berikut adalah 5 adab yang dianjurkan saat makan:

1. Mencuci tangan sebelum makan

Dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan untuk memastikan kebersihan dan kesehatan, serta menjaga makanan dari kotoran atau bakteri.

2. Memulai dengan doa

Sebelum makan, dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk syukur kepada Tuhan. Berdoalah dengan kepercayaan masing-masing.

3. Makan dengan tangan kanan

Menurut ajaran Islam, makan dengan tangan kanan adalah adab yang dianjurkan, karena tangan kanan dianggap lebih mulia.

4. Tidak berlebihan saat makan

Dianjurkan untuk makan secukupnya, tidak terlalu cepat, dan mengunyah makanan dengan baik. Rasulullah mengajarkan untuk mengisi sepertiga perut dengan makanan, sepertiga dengan air, dan sepertiga lagi untuk udara.

5. Tidak mencela makanan

Adab ini mengajarkan untuk menghargai setiap makanan yang disajikan. Makanya tidak membicarakan masakan yang kurang disukai.

Jika makanan tidak disukai, cukup tinggalkan tanpa mencelanya. Rasulullah SAW tidak pernah mencela makanan; jika beliau suka, beliau memakannya, jika tidak, beliau meninggalkannya. (Tka)

#Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Namun, penting untuk dicatat bahwa keamanan konsumsi ikan sapu-sapu sangat bergantung pada habitatnya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Fun
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa, Nomor 1 Paling Sering Dikonsumsi
Jangan kalap saat berbuka puasa. Ini 5 makanan yang sebaiknya dihindari karena bisa picu asam lambung, kembung, hingga gangguan pencernaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Berbuka Puasa, Nomor 1 Paling Sering Dikonsumsi
Indonesia
Bapanas Bakal Bikin Aturan Pangan Masih Layak dan Aman Dikonsumsi Tidak Jadi Limbah
Penyelamatan pangan menjadi langkah mendesak di tengah masih tingginya pangan berlebih yang sebenarnya layak konsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
Bapanas Bakal Bikin Aturan Pangan Masih Layak dan Aman Dikonsumsi Tidak Jadi Limbah
Indonesia
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
BGN menepis tudingan bahwa kelanjutan program di masa libur hanya demi menghabiskan sisa anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp71 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
Indonesia
Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar
Pelaku usaha diminta untuk tidak menjual produk terkait dan menarik produk terkait agar tidak dipajang di instalasi.
Dwi Astarini - Senin, 08 Desember 2025
Dinkes Solo Lakukan Inspeksi Jelang Nataru, Temukan Makanan Kedaluwarsa di Pasar
Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Indonesia
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, didesak untuk melindungi food tray lokal dari gempuran produk impor.
Soffi Amira - Rabu, 12 November 2025
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Indonesia
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Bakso Remaja Gading Solo ditutup oleh Satpol PP karena non-halal. Namun, hal itu masih menunggu hasil laboratorium.
Soffi Amira - Selasa, 04 November 2025
Viral Bakso Remaja Gading Solo Non-Halal, Begini Respons Pemilik Warung
Lifestyle
Resmi! Nasi Megono Kecombrang dan Lopis Krapyak Pekalongan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional
Nasi Megono dari Kota Pekalongan memiliki cita rasa yang istimewa dan unik dibandingkan Megono dari daerah lain di sekitarnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Resmi! Nasi Megono Kecombrang dan Lopis Krapyak Pekalongan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional
Bagikan