44 Kapal Perang Dikerahkan ke Bali

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Oktober 2024
44 Kapal Perang Dikerahkan ke Bali

Kapal perang Republik Indonesia KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 berlayar menuju Darwin, Australia,. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut mengerahkan 44 kapal perang Republik Indonesia pada kegiatan Latihan Bersama Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) Ke-5 tahun 2025 di Bali yang rencananya diikuti angkatan laut 32 negara dari lima benua.

TNI AL memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Latma MNEK sekaligus untuk mempromosikan pariwisata Bali ke dunia internasional.


"Multilateral Naval Exercise Komodo sifatnya bukan untuk tempur, tetapi pada dua hal khususnya, yaitu keamanan maritim dan bantuan kemanusiaan, serta penanggulangan bencana (humanitarian sisaster)," kata Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada II Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetya selaku Komandan Satgas MNEK dalam Mid Planning Conference Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025.

MNEK merupakan latihan maritim nonkombatan yang rutin digelar TNI AL setiap dua tahun sekali sejak 2014 di perairan Indonesia dan diikuti angkatan laut dari negara-negara sahabat.

Baca juga:

Kunjungi Mabes TNI, Menhan Sjafrie Tegaskan Sentralisasi Kebijakan Pertahanan 2025

Teguh mengatakan, latihan bersama itu akan dipusatkan di beberapa wilayah perairan Bali utara pada 15–22 Februari 2025. Sebelum latihan bersama, para pimpinan dari berbagai negara yang diundang mengikuti kegiatan Mid Planning Conference (MPC) yang dilaksanakan di Nusa Dua pada 29–31 Oktober 2024.

Dalam tiga hari tersebut, para petinggi angkatan laut negara peserta mengikuti serangkaian pembekalan dan sesi pertukaran pengetahuan antarperwira, kemudian simulasi skenario taktik.

Peserta yang terlibat dalam MPC MNEK tahun ini, dari 58 negara yang diundang, ada 32 negara yang ikut, dengan rincian 22 negara hadir langsung dan 10 negara melalui konferensi video.

Negara yang hadir langsung di antaranya Arab Saudi, Rusia, Malaysia, Kolombia, Australia, Fiji, Korea Selatan, Filipina, Prancis, Singapurae, Bangladesh, Kanada, Thailand, Laos, Italia, Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Jepang, Vietnam, Bahrain, India, dan Belanda.

Teguh menambahkan, tujuan latihan bersama ini untuk meningkatkan kerja sama militer, meningkatkan kemampuan operasional, serta menunjukkan kekuatan dan kapabilitas.

Latihan bersama tersebut merupakan wujud dari peran TNI AL dalam rangka ikut berpartisipasi dalam pemeliharaan keamanan laut dan merekam situasi keamanan global yang semakin memburuk, seperti konflik di Eropa maupun Timur Tengah.

"Ini salah satu jawaban dari TNI AL bahwa kita bisa merangkul negara-negara yang saat ini mungkin terlibat dalam konflik tersebut, tetapi kita bisa jadikan satu untuk melakukan kegiatan yang sifatnya nontempur," katanya.

Ada tiga latihan yang akan dilaksanakan selama kegiatan MNEK Ke-5 berlangsung, yakni latihan di laut yang meliputi manuver kapal, latihan penyelamatan, dan simulasi operasi maritim lainnya. Kemudian latihan di darat meliputi latihan taktik, latihan medis, latihan kemanusiaan, pertemuan bilateral, dan kegiatan VIP lainnya.

Bagian terakhir dari kegiatan tersebut adalah pertukaran budaya meliputi acara kebudayaan dan sosial untuk mempererat hubungan antarpeserta serta melibatkan seluruh warga sekitar. (*)

#TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Modus pelaku sebuk emas dimasukan dalam tubuh pelaku. Serbuk emas tersebut dikemas ke dalam tiga buah alat kontrasepsi, kemudian dimasukkan ke dalam tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Bagikan