MerahPutih.com - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai komponen cadangan (komcad). ASN tersebut berusia sekitar 18-35 tahun, dan akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.'
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memastikan layanan publik tetap berjalan, meskipun terdapat aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti pelatihan komponen cadangan (komcad).
“Ada kekhawatiran, bagaimana pelayanan publik? Pelayanan publik kan harus tetap jalan begitu ya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (25/2).
Rini menjelaskan, pelayanan publik tetap bisa berjalan karena tidak semua ASN menjadi komcad.
Baca juga:
DPR Soroti Rencana Pelatihan Komcad ASN, Diminta tak Berdampak ke Layanan Publik
Selain itu, ASN yang menjadi komcad setelah dinyatakan memenuhi syarat, maka tidak langsung berangkat pada keesokan harinya.
“Ikut komcad, dan besok langsung berangkat? Enggak,” katanya.
Ia menjelaskan, instansi terkait perlu menyiapkan ASN yang kemungkinan memenuhi persyaratan untuk menjadi komcad terlebih dahulu.
“Memang disiapkan, dan ada kuotanya. Ada surat dari Menteri Pertahanan untuk kuotanya, begitu,” ujarnya.