3 Teh Herbal ini Berbahaya Bagi Penderita Diabetes, Pengaruhi Kadar Glukosa Darah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 05 Desember 2024
3 Teh Herbal ini Berbahaya Bagi Penderita Diabetes, Pengaruhi Kadar Glukosa Darah

Teh herbal berbahaya bagi penderita diabetes. (Foto: Unsplash/Akhilesh Sharma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penderita diabetes memiliki sejumlah daftar makanan dan minuman yang pantang untuk dikonsumsi. Salah satu minuman perlu dihindari walau diklaim memiliki manfaat kesehatan ialah teh herbal.

Sebenarnya tak semua teh herbal perlu dihindari. Namun, ada beberapa jenis teh herbal nan sama sekali tak boleh dikonsumsi oleh pasien diabetes. Berikut daftarnya menurut laman Eatingwell:

1. Teh Herbal Aloe Vera

Meskipun penelitiannya masih sedikit, satu studi lama meneliti dampak bubuk gel aloe vera terhadap respons gula darah dan lipid darah pada penderita diabetes tipe 2. Mereka menemukan bahwa mengonsumsi bubuk gel aloe vera menyebabkan penurunan glukosa darah, tekanan darah, dan kolesterol yang signifikan.

Namun, efek yang kuat ini berpotensi menimbulkan kerugian, karena dapat menyebabkan glukosa darah rendah yang berbahaya bagi orang mengonsumsi obat penurun gula darah.

Baca juga:

Masuk 10 Besar Dunia, Indonesia Catatkan Kasus Diabetes Tertinggi di Asia Tenggara

2. Teh Herbal Chamomile

Teh herbal bebas kafein ini telah digunakan selama berabad-abad untuk membantu tidur, pencernaan, kesehatan mental, dan banyak lagi. Penderita diabetes yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti pengencer darah dan warfarin, harus menghindari jenis teh herbal ini karena dapat berefek negatif pada pengobatan.

Bahkan, potensi interaksinya sangat mengkhawatirkan sehingga satu penelitian secara khusus menyarankan agar tidak merekomendasikan chamomile kepada pasien mengonsumsi warfarin karena potensi peningkatan risiko pendarahan.

3. Teh Herbal Fenugreek

Penelitian menunjukkan fenugreek dapat meningkatkan glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida. Pada saat yang sama, fenugreek mungkin tidak aman untuk semua orang. Suplemen fenugreek mungkin memiliki efek hipoglikemik, yang menyebabkan penurunan gula darah.

Teh Fenugreek juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah, yang menyebabkan kekhawatiran bagi mereka menderita diabetes dan kondisi kardiovaskular. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Bagikan