3 Pernyataan G7 Dukung Serangan Israel dan Salahkan Iran
Serangan Iran terhadap Israel. (Foto: Media Sosial)
MerahPutih.com - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Seven (G7) dilaksanakan di Kanada pada 15-17 Juni 2025 di saat Israel memulai serangan ke Iran.
KTT yang mengusung agenda utama isu ekonomi global dan ketahanan energi, juga membahas serangan Israel ke Iran.
Petinggi KTT G7 menyepakati bahwa mereka mendukung Israel. Dan mengklaim aksi Israel sebagai pembelaan diri.
Baca juga:
Rudal Ganas dan Sistem Pertahanan yang Dimiliki Iran
Berikut ini beberapa pernyataan KTT G7 terkait ketegangan Iran dan Israel.
1. Aksi yang dilakukan Israel sebagai hak
Dilansir dari laman CNBC Internasional, KTT G7 dalam pertemuannya membahas isu ketegangan Iran dan Israel sebagau topik penting mereka.
"Kami menegaskan bahwa Israel memiliki hak untuk membela diri. Kami ulangi dukungan kami terhadap keamanan Israel," bunyi pernyataan bersama yang dirilis oleh para pemimpin G7.
2. Iran disebut tak boleh punya Nuklir
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengkritik Iran, saat KTT G7 berakhir pada Selasa (17/6) di Alberta, Kanada.
PM Kanada tegas mengatakan Iran tidak akan pernah boleh memiliki senjata nuklir demi stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah.
3. Iran disebut G7 biang kerok ketidakstabilan
"Iran adalah sumber utama ketidakstabilan dan teror di kawasan," kata para pemimpin Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang dikutip Antara, Rabu (18/6). (Tka)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak