MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2023 sejak 7-20 Februari 2023. Selama empat hari penerapannya, ada tiga jenis pelanggaran yang mendominasi.
"(Pelanggaran didominasi) pertama gage, tidak menggunakan helm, dan melawan arus. Ini paling bahaya dan sangat banyak," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman kepada wartawan, Minggu (12/2).
Baca Juga
Operasi Keselamatan Jaya Maksimalkan Kamera Tilang dan Dahulukan Edukasi
Disinggung soal penindakan terhadap para pelanggar, lanjut Latif, dalam Operasi Keselamatan Jaya 2023 ini Polda Metro Jaya tidak fokus terhadap penindakan lalu lintas.
"Kita kan memang tidak fokus kepada penindakan represif tapi kita penindakannya adalah represif edukatif dimana kita menghentikan, mengingatkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh mereka," tuturnya.
Baca Juga
Polisi Gelar Operasi Keselamatan Mulai Besok, Ini Sasarannya
Menurut Latif, pihaknya mengedepankan edukasi kepada para pelanggar. Dengan penindakan represif ini, dia berharap para pengendara akan lebih sadar pentingnya keselamatan jiwa dalam berkendara di jalan.
"Sehingga mereka tahu betul kesalahannya. Jadi setiap pelanggaran sekecil apapun kita tidak melakukan penilangan itu tidak, tapi kita akan lakukan edukasi," tukasnya. (Knu)
Baca Juga
Harga Bahan Pokok Naik dan Minyakita Langka, Pemkot Solo Gelar Operasi Pasar

