2 Remaja Belgia Selundupkan 5.000 Semut dari Kenya, Pihak Berwenang Peringatkan Perubahan Tren Perdagangan Spesies

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 16 April 2025
2 Remaja Belgia Selundupkan 5.000 Semut dari Kenya, Pihak Berwenang Peringatkan Perubahan Tren Perdagangan Spesies

Dua remaja Belgia ditahan atas penyelundupan semut.(Foto: pexels-poranimm-athithawatthee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DUA remaja Belgia dijerat dengan tuduhan perompakan satwa liar setelah mereka ditemukan membawa ribuan semut yang dikemas dalam tabung reaksi. Menurut pihak berwenang Kenya, itu merupakan bagian dari tren perdagangan spesies yang lebih kecil dan kurang dikenal.

Lornoy David dan Seppe Lodewijckx, dua remaja berusia 19 tahun yang ditangkap pada 5 April dengan 5.000 semut di sebuah guesthouse, terlihat sangat cemas saat menghadapi hakim di Nairobi. Keduanya dihibur keluarga mereka di ruang sidang. Mereka mengatakan kepada hakim bahwa mereka mengumpulkan semut itu hanya untuk bersenang-senang dan tidak tahu bahwa itu ilegal.

Dalam kasus kriminal terpisah, Dennis Ng’ang’a asal Kenya dan Duh Hung Nguyen asal Vietnam juga didakwa dengan perdagangan ilegal di ruang sidang yang sama. Mereka juga ditangkap saat membawa 400 semut.

Layanan Kehutanan Kenya (KWS) mengatakan keempat pria tersebut terlibat dalam perdagangan semut ke pasar-pasar di Eropa dan Asia. Spesies yang diselundupkan termasuk Messor cephalotes, semut pemanen besar dan berwarna merah yang berasal dari Afrika Timur. Ekspor ilegal semut-semut ini, menurut KWS, tidak hanya merusak hak kedaulatan Kenya atas keanekaragaman hayatinya, tetapi juga menghilangkan potensi manfaat ekologi dan ekonomi bagi komunitas lokal dan lembaga penelitian.

Baca juga:

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi di Perairan Jakarta



Kenya sebelumnya telah melawan perdagangan bagian tubuh spesies satwa liar besar seperti gajah, badak, dan trenggiling. “Namun, kasus terhadap empat pria ini mewakili pergeseran dalam tren perdagangan, dari mamalia besar yang ikonis ke spesies yang kurang dikenal, tapi penting secara ekologi," kata KWS, dikutip CNN.

Kedua remaja Belgia itu ditangkap di Kabupaten Nakuru, Kenya, yang merupakan rumah bagi berbagai taman nasional. Sebanyak 5.000 semut ditemukan di sebuah guesthouse tempat mereka menginap. Semut-semut itu dikemas dalam 2.244 tabung reaksi yang diisi dengan kapas untuk memungkinkan semut bertahan hidup selama berbulan-bulan.

Dua pria lainnya ditangkap di Nairobi ditemukan memiliki 400 semut di apartemen mereka. Pihak berwenang Kenya menilai semut-semut tersebut seharga 1 juta shilling (sekitar Rp 125 juta). Harga semut dapat bervariasi tergantung pada spesies dan pasar.

Wakil Presiden untuk Konservasi di Africa Wildlife Foundation Philip Muruthi, di Nairobi, mengatakan semut memiliki peran penting dalam memperkaya tanah, memungkinkan perkecambahan, dan menyediakan makanan bagi spesies lain seperti burung.

“Hal yang perlu dipahami yakni, ketika Anda melihat hutan yang sehat, seperti hutan Ngong, Anda tidak berpikir tentang apa yang membuatnya sehat. Itu merupakan hubungan antara bakteri, semut, dan makhluk yang lebih besar,” katanya.

Muruthi memperingatkan risiko perdagangan spesies dan ekspor penyakit ke industri pertanian di negara tujuan.

“Bahkan jika ada perdagangan, itu harus diatur dan tidak ada yang boleh mengambil sumber daya kami begitu saja,” tambahnya.(dwi)

Baca juga:

Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar ke Singapura Digagalkan

#Kenya #Penyelundupan #Belgia
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Setan Merah Hadapi Tim Melli
Prediksi Belgia vs Iran di Grup G Piala Dunia 2026. Simak analisis pertandingan, head to head, prediksi skor, susunan pemain, dan jadwal siaran langsung.
ImanK - Minggu, 21 Juni 2026
Prediksi Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Ujian Berat Setan Merah Hadapi Tim Melli
Olahraga
Belgia vs Mesir 1-1: Tubuh Besar Lukaku Bawa Hoki, 'The Red Devils' Paksa 'The Pharaoh' Berbagi Angka Lewat Drama Gol Komedi
Memasuki menit ke-53, eksekusi tendangan bebas De Bruyne kembali sial lantaran bola membentur sisi luar tiang gawang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 16 Juni 2026
Belgia vs Mesir 1-1: Tubuh Besar Lukaku Bawa Hoki, 'The Red Devils' Paksa 'The Pharaoh' Berbagi Angka Lewat Drama Gol Komedi
Olahraga
Prediksi Belgia vs Mesir: Rekor Mengejutkan The Pharaohs Bisa Ancam De Bruyne Cs
Prediksi Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026 lengkap dengan head to head, kekuatan kedua tim, kondisi Mohamed Salah dan Kevin De Bruyne, prediksi skor, serta link live streaming resmi
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
Prediksi Belgia vs Mesir: Rekor Mengejutkan The Pharaohs Bisa Ancam De Bruyne Cs
Indonesia
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 20,9 ton.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 760 kg merkuri di Tanjung Priok. Dalam penggeledahan itu, dua orang ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Olahraga
Sejarah Tercipta! Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia Maraton di Bawah 2 Jam
Pelari asal Kenya, Sabastian Sawe, memecahkan rekor dunia di London Marathon 2026. Ia berhasil menyelesaikan maraton di bawah dua jam.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Sejarah Tercipta! Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia Maraton di Bawah 2 Jam
Indonesia
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Secara total ada 76.756 unit dengan total nilai Rp 235.089.800.000.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Indonesia
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Praktik impor ilegal komoditas pangan dalam jumlah besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang masuk secara ilegal ke Indonesia berhasil dibongkar.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Indonesia
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Pembentukan satgas tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Bagikan