2 Metode Penerapan Bank ASI Menurut AIMI

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 01 Agustus 2024
2 Metode Penerapan Bank ASI Menurut AIMI

Diskusi tentang Bank ASI bareng AIMI. (Foto: Tangkapan Layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mengatakan ada dua sistem pengadaan bank ASI jika rencana baik tersebut akan diterapkan di Indonesia. Dua sistem bank ASI tersebut kata AIMI sudah sukses dilakukan di beberapa negara.

Namun, Ketua Umum AIMI Nia Umar mengatakan setiap negara yang sudah menerapkan bank ASI ini memiliki mekanisme dan peraturan hingga protokol berbeda-beda pula.

"Bank ASI sebuah pelayanan yang memang diharapkan di setiap negara ada. Banyak negara-negara yang memiliki bank ASI secara resmi," kata Nia dalam diskusi 'Pekan Menyusui Dunia 2024' yang digelar secara daring, Rabu (1/8).

Metode pertama Bank ASI kata Nia ialah desentralisasi. Metode ini digunakan di negara-negara Amerika dan Eropa. Prosesnya dimulai dengan pendonor ASI diperiksa kesehatannya melalui skrining untuk mengetahui kondisi ibu pendonor tersebut layak atau tidak.

Baca juga:

AIMI Menanti Kehadiran Bank Asi Pertama di Indonesia

"Mulanya diskrining dulu dicek apakah layak atau tidak. Kalau dia lolos, itu (ASI) dicampur dalam satu wadah," katanya.

Setelah ASI para pendonor dikumpulkan dalam satu tempat, pihak pengelola akan melakukan penyimpanan dengan tahapan sesuai prosedur. "Dipasteurisasi lalu ditempatkan di wadah kecil-kecil," katanya.

Metode kedua ialah sistem pengadaan ASI terpadu. Pada metode ini penerima donor ASI harus mengambil sumber donor dari orang yang sama selamanya. Penerima manfaat ASI kata Nia, tidak boleh berganti-ganti sumber donor.

"Di mana penerima manfaat donor mengetahui dari siapa pendonor ASI yang memberikan," katanya.

Baca juga:

4 Syarat Memberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu Sesuai WHO

Sistem pengadaan ASI terpadu kata Nia sudah dilakukan di Brasil, Vietnam hingga Singapura. Keuntungannya adalah si penerima manfaat ASI dapat mengetahui asal usul sumber ASInya. Tak hanya itu, sampel yang diberikan pendonor juga tidak akan dicampur dengan milik pendonor lainnya.

Menurut Nia, dari kedua pengadaan bank ASI ini dapat diterapkan semuanya di Indonesia. Namun jika pertimbangannya agama, maka sistem pengadaan bank ASI seperti yang dilakukan Amerika atau negara Eropa tidak bisa diterapkan. Sementara sistem pengadaan ASI di Vietnam atau Singapura lebih relevan apabila diterapkan di Indonesia.

"Jadi sebenarnya bisa dilakukan double, dan sesuai dengan syariat-syariat agama juga gitu," katanya. (tka)

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Bagikan