150 Penyandang Disabilitas di Kota Bandung Dapat Vaksin COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 08 Juli 2021
150 Penyandang Disabilitas di Kota Bandung Dapat Vaksin COVID-19

Vaksinasi penyandang disabilitas di Bandung. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 150 orang penyandang disabilitas di Kota Bandung mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama. Jumlah disabilitas di kota ini mencapai 1.300 orang. Vaksinasi dilakukan di Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (8/7).

"Disabilitas Kota Kandung ada 1.300 orang. Alhamdulillah hari ini 150 orang, mudah-mudahan vaksinasi kepada teman-teman disabilitas bisa terus berjalan," terang Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga

Kejar Target 50 Ribu Suntikan Per Hari, Pemkot Bandung Latih 1.000 Tenaga Vaksinasi

Pelaksanaan vaksinasi tersebut mendapat dukungan dari Grab yang melakukan penjemputan dan pengantaran penyandang disabilitas. “Alhamdulillah dukungan dari berbagai pihak mengalir karena memang tujuannya untuk membentuk herd imunnity," sambungnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen memberikan vaksinasi COVID-19 kepada siapa pun. Untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity harus mencakup berbagai kelompok masyarakat, termasuk kaum disabilitas.

"Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah bahwa proses vaksinasi dilakukan dan diberikan kepada siapa pun," ungkap Yana.

Vaksinasi penyandang disabilitas di Bandung. (Humas Bandung)
Vaksinasi penyandang disabilitas di Bandung. (Humas Bandung)

Yana menyebut, vaksinasi khusus bagi penyandang disabilitas ini merupakan pertama kalinya di Kota Bandung. Sebab, untuk kaum disabilitas prosesnya tidak mudah dan diperlukan penanganan khusus.

Terkait target percepatan vaksinasi COVID-19 di Kota Kembang, Yana menyebut, dosis pertama sudah mencapai sekira 600 ribu orang.

"Di Kota Bandung itu awalnya target vaksinasi 1,8 jutaan sekarang naik menjadi sekitar 2 jutaan," ucapnya.

Dengan tenaga vaksinator yang dimiliki, Yana optimis Pemkot Bandung mampu menyelesaikan target percepatan vaksinasi dalam kurun waktu dua bulan. Namun dengan catatan dosis vaksinnya tersedia.

"Vaksinator itu kita punya 1.000 orang. Kalau sekarang target 2 juta kurangi 600 ribu, berarti 1,4 juta. Kalau misal satu orang vaksinator menyuntik 50 orang per hari, berarti sehari kita bisa memvaksin 50.000 orang," tuturnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Pemkot Bandung-Vihara Tanda Bhakti Gelar Vaksinasi COVID-19

#Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
TurnBackHoax menelusuri klaim pemberian bantuan sosial di laman resmi kemensos.go.id dan kemkes.go.id melalui mesin pencarian Google.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA, TBC, dan Malaria Disebarkan Lewat Udara, Efeknya Memicu Sesak Napas
Informasi tersebut diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”
Frengky Aruan - Minggu, 25 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin mRNA, TBC, dan Malaria Disebarkan Lewat Udara, Efeknya Memicu Sesak Napas
Bagikan