MerahPutih.com - Sebanyak 128 sepeda sewa atau bike sharing yang dipajang di kawasan Jakarta hangus terbakar pasca aksi demonstrasi menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Sementara, ada 45 unit sepeda sewa yang rusak dari ganasnya massa unjuk rasa memprotes UU Cipta Kerja. Hingga total sepeda yang kena diamuk massa aksi sebanyak 172.
"Berdasarkan data hari ini, kami mencatat kerusakan sepeda sewa atau bike share yaitu sebanyak 172 sepeda, jumlanya 128 unit dibakar dan 45 unit lainnya dirusak," ujar Kadishub DKI, Syafrin Liputo saat dihubungi wartawan, Jumat (9/10).
Baca Juga
Demo Tolak UU Cipta Kerja Mereda, Polisi Tetap Berjaga di Istana dan Gedung DPR
Syafrin menuturkan, total kerugian yang diakibatkan oleh terbakarnya sepeda sewa milik Pemprov DKI tersebut ditaksir mencapai Rp342,5 juta.
"Untuk penggantian sepedanya akan kami koordinasikan dengan perusahaannya, karena yang menanggung kerugian itu juga dari perusahaan," papar dia.
Diketahui, sejumlah fasilitas publik juga hancur dirusak dan hangus dibakar oleh oknum massa aksi tolak UU Ciptaker di Jakarta. Selain sepeda, Halte TransJakarta merupakan fasilitas publik yang paling banyak mengalami kerusakan parah.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mencatat, ada sebanyak 20 halter yang rusak dan terbakar. Kerugiannya mencapai Rp55 miliar.
Baca Juga
Polisi Ciduk 1.192 Pedemo, Wagub: 50 Persen Lebih Bukan Warga DKI
"Total kerusakan ada 20 halte. Diperkirakan kerugian sekitar kerusakan lebih Rp55 milyar," papar Anies di Jakarta, Jumat (9/10). (Asp)