109 Rukun Tetangga di Jakarta Masih Terdampak Banjir Sampai Senin (7/7) Pagi Ini

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 Juli 2025
109 Rukun Tetangga di Jakarta Masih Terdampak Banjir Sampai Senin (7/7) Pagi Ini

Petugas BPBD DKI Jakarta saat mengevakuasi warga terdampak banjir di Jakarta, Minggu (6/7/2025). ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta pada Minggu (6/7) membuat berbagai wilayah mengalami banjir sampai Senin (7/7) pagi ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB sebanyak 109 rukun tetangga (RT) di Jakarta Barat, Timur, Pusat, dan Selatan.

"Kami mencatat saat ini banjir terjadi di 109 RT dan tiga ruas jalan," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Isnawa mengatakan, banjir yang merendam sebagian Jakarta itu karena hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga:

Jalan Ring Road Kembangan Jakarta Barat Banjir, Pemotor Menuju Cengkareng Terjebak di Kolong Tol

Akibatnya sejumlah pos pantau pintu air seperti di Bendung Katulampa menjadi siaga tiga atau waspada pada Sabtu (5/7). Lalu, di hari yang sama, Pos Depok siaga tiga atau waspada pada pukul 21.00 WIB, begitu juga pos pantau di Jakarta.

Selanjutnya, dengan meningkatnya intensitas air di sejumlah sungai dan hujan tinggi mengakibatkan air meluap dan menggenangi sejumlah RT di Jakarta.

Berikut 109 RT dan tiga ruas jalan di Jakarta yang masih terendam banjir;

Jakarta Pusat terdapat 17 RT terdiri dari:

- Kelurahan (kel) Karet Tengsin
* Jumlah: 17 RT
* Ketinggian: 30 s.d 40 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

Jakarta Barat terdapat 15 RT terdiri dari:

- Kel. Kedaung Kali Angke
* Jumlah: 4 RT
* Ketinggian: 40 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke

- Kel. Rawa Buaya
* Jumlah: 5 RT
* Ketinggian: 70 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke

- Kel. Kedoya Selatan
* Jumlah: 4 RT
* Ketinggian: 30 s.d 60 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

-Kel. Kembangan Selatan
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 60 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

- Kel. Kembangan Utara
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 30 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke

Jakarta Selatan terdapat 30 RT terdiri dari:

- Kel. Tanjung Barat
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 40 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Pela Mampang
* Jumlah: 13 RT
* Ketinggian: 30 s.d 150 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

- Kel. Pengadegan
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 30 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Rawajati
* Jumlah: 7 RT
* Ketinggian: 80 s.d 100 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Jati padang
* Jumlah: 1 RT
* Ketinggian: 80 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan PHB Sarua

- Kel. Pejaten Timur
* Jumlah: 4 RT
* Ketinggian: 50 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Kebon Baru
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 35 s.d 70 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur terdapat 47 RT terdiri dari:

- Kel. Bidara Cina
* Jumlah: 14 RT
* Ketinggian: 180 s.d 210 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cipinang Muara
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 40 s.d 50 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Sunter

- Kel. Kampung Melayu
* Jumlah: 4 RT
* Ketinggian: 155 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Balekambang
* Jumlah: 3 RT
* Ketinggian: 30 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cawang
* Jumlah: 7 RT
* Ketinggian: 100 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cililitan
* Jumlah: 2 RT
* Ketinggian: 60 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cipinang Melayu
* Jumlah: 15 RT
* Ketinggian: 150 cm
* Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Sunter

Jalan banjir di tiga ruas jalan :

1. Jl. Adi Karya, Kel. Kedoya Selatan, Jakarta Barat
Ketinggian: 15 cm
2. GG. H Musanif, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat
Ketinggian: 45 cm
3. Jl. Cipinang Indah ( SMK Penabur ) , Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur
Ketinggian: 15 cm

#Banjir Jakarta #Banjir #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Guncangan dengan skala intensitas II MMI juga dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang di kawasan Tobelo, yang ditandai dengan adanya benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Dunia
Korban Meninggal Akibat 2 Gempa di Venezuela Terus Bertambah, 1.450 Orang Meninggal
Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Lebih dari 25.000 personel penyelamat, anggota militer, polisi, tim perlindungan sipil, Palang Merah, serta berbagai organisasi kemanusiaan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Korban Meninggal Akibat 2 Gempa di Venezuela Terus Bertambah, 1.450 Orang Meninggal
Indonesia
Gempa Susulan Kembali Guncang Venezuela, Warga Masih Trauma usai Bencana Besar
Gempa susulan M 4,7 mengguncang Venezuela pada Sabtu (27/6) pukul 05.16 WIB. Warga pun masih trauma dengan bencana dahsyat sebelumnya.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Gempa Susulan Kembali Guncang Venezuela, Warga Masih Trauma usai Bencana Besar
Dunia
Data Awal Gempa Dahsyat Venezuela 32 Tewas & 700 Luka, USGS Prediksi Korban Bisa Ribuan
Gempa ganda M 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela, menewaskan 32 orang dan melukai 700.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Data Awal Gempa Dahsyat Venezuela 32 Tewas & 700 Luka, USGS Prediksi Korban Bisa Ribuan
Dunia
Venezuela Lumpuh Usai Gempa Besar, Bandara Utama Ditutup dan Status Darurat Ditetapkan
Dua gempa besar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela. Bangunan runtuh di Caracas menewaskan tiga orang, sementara pemerintah menetapkan darurat nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Venezuela Lumpuh Usai Gempa Besar, Bandara Utama Ditutup dan Status Darurat Ditetapkan
Dunia
Gempa Ganda M 7 Hantam Venezuela, 3 Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan
Dua gempa besar berkekuatan M 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela, menewaskan tiga orang.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Gempa Ganda M 7 Hantam Venezuela, 3 Jenazah Dievakuasi dari Reruntuhan
Dunia
Venezuela Diguncang Gempa Kembar M 7,2 dan 7,5, Status Darurat Nasional Ditetapkan
Gempa dahsyat mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) waktu setempat. Bangunan pun rusak parah akibat bencana tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Venezuela Diguncang Gempa Kembar M 7,2 dan 7,5, Status Darurat Nasional Ditetapkan
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Untuk korban luka-luka akibat runtuhan material bangunan terdata mengalami kenaikan, di mana sebanyak 17 jiwa dilaporkan menderita luka berat dan 101 warga mengalami luka ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Indonesia
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
data serta peta sebaran potensi likuefaksi yang dirilis ini diharapkan dapat menjadi rujukan fundamental bagi jajaran pemerintah daerah setempat dalam merumuskan kebijakan penataan ruang dan zonasi wilayah aman.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
Bagikan