10 September: Hari Anti Bunuh Diri Sedunia
Image courtesy of Stuart Miles at FreeDigitalPhotos.net
MerahPutih Internasional - Hari ini (10/9) bertepatan dengan Hari Anti Bunuh Diri Sedunia atau biasa dikenal dengan World Suicide Prevention Day (WSPD).
Hari peringatan internasional ini sengaja digagas oleh Asosiasi Pencegahan Bunuh Diri International (IASP), berkolaborasi dengan World Health Organization (WHO) dan Federasi Kesehatan Mental Dunia, untuk mereduksi tingkat aksi bunuh diri di dunia.
Pada tahun 2011, sebanyak satu juta orang dilaporkan bunuh diri. Ini artinya, setiap kematian karena bunuh diri terjadi setiap 40 detik atau 3.000 per hari. Menurut WHO, ada sebanyak 20 orang yang gagal ketika berusaha bunuh diri setiap tiga detik.
Bunuh diri biasanya terjadi pada warga dengan rentan usia 15-24 tahun. Celakanya, kematian karena bunuh diri ini dilansir lebih banyak ketimbang kematian karena pembunuhan dan perang.
"Orang-orang banyak bunuh diri melebihi kematian karena perang, aksi teroris, dan pelanggaran lainnya," ujar Presiden IASP Brian Mishara.
Seperti dilansir situs resmi IASP, Hari Anti Bunuh Diri Sedunia pada 2015 ini bertajuk "Preventing Suicide: Reaching Out and Saving Lives" (Mencegah Bunuh Diri: Menggapai dan Menyelamatkan Kehidupan). Tajuk kali ini diharapkan mampu memberikan sugesti kepada warga dunia bahwa dukungan dari orang terkasih bisa memerangi angka kematian karena bunuh diri.
BACA JUGA:
Wanita Tanpa Busana Bunuh Diri Karena Teriakan Warga
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas