Kesehatan Mental

Usir Kesepian ini Kiat Jalin Persahabatan

annehsannehs - Minggu, 07 November 2021
Usir Kesepian ini Kiat Jalin Persahabatan

Cari teman yang satu frekuensi. (Foto pixabay/Skullman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERSAHABATAN merupakan salah satu bagian penting dari pengalaman hidup manusia. Bahkan, laman Healthline menyatakan bahwa hubungan pertemanan mampu menjadi obat yang mujarab untuk kesehatan mental dan fisik seseorang.

Menurut buku Friendship and Mental Health Functioning yang ditulis oleh Alan R. King, Tiffany Russell, dan Amy C. Veith, dukungan sosial yang kuat mampu meningkatkan harga diri seseorang, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), satu dari tiga orang yang berusia 45 tahun ke atas merasa kesepian, dan satu dari empat orang yang berusia 65 tahun ke atas mengisolasi dirinya. Di sisi lain, berbagai studi menunjukkan bahwa rasa kesepian dikaitkan dengan penurunan kesehatan mental dan mampu meningkatkan risiko terkena demensia, penyakit jantung, dan stroke.

Cari teman semakin sulit. (Foto pixabay/coombesy)
Cari teman semakin sulit. (Foto pixabay/coombesy)

Maka dari itu, menjalin hubungan pertemanan yang berkualitas bisa bermanfaat baik bagi kesehatan mental, fisik, dan memberikan kebahagiaan bagi individu. Sayangnya, mencari teman yang berkualitas dan cocok cenderung sulit, apalagi untuk mereka yang sudah berumur.

"Di kemudian hari, kita cenderung kurang aktif di lingkungan yang memberikan kesempatan untuk berteman," ungkap konselor kesehatan mental berlisensi, GinaMarie Guarino, kepada Healthline. Anak muda cenderung mudah mencari teman dan bersosialisasi di sekolah atau melalui hobi, sedangkan orang dewasa biasanya lebih memprioritaskan keluarga atau karier.

Langkah pertama untuk mencari teman yang cocok adalah dengan cara meluangkan waktu untuk hobi. Apakah kamu memiliki ketertarikan pada keahlian tertentu yang ingin kamu kuasai? Atau kamu memiliki kegiatan yang membuatmu merasa senang? Perkumpulan ini bisa menjadi cara yang baik untuk bertemu dengan orang-orang yamg memiliki minat yang sama.

Kemudian, jangan takut untuk memulai duluan. Serupa dengan berkencan, pertemanan juga membutuhkan inisiatif untuk memicu percakapan dengan seseorang atau mengundang mereka untuk beraktivitas bersama, termasuk makan atau sekedar ngopi bersama. Awalnya mungkin terasa canggung, tetapi jangan biarkan rasa takut menghalangi kesempatanmu mendapatkan teman yang baik, tulus, dan cocok denganmu.

Traveling termasuk sebagai kegiatan yang efektif untuk mencari teman. (Foto pixabay/pasja1000)
Traveling termasuk sebagai kegiatan yang efektif untuk mencari teman. (Foto pixabay/pasja1000)

Jika niat baik dan keramahanmu tidak direspon dengan baik atau kamu dan dia tidak memiliki koneksi yang kuat, jangan tersinggung. "Berikan selamat kepada diri sendiri karena memiliki keberanian untuk mengambil risiko itu. Tarik napas, dan bila dirasa tepat, coba lagi dengan orang lain," ungkap psikoterapis Arlene B. Englander, LCSW, MBA, kepada Healthline.

Ketika bertemu dengan orang baru, psikiater Dr. Rashimi Parmar juga mengatakan bahwa memiliki pemikiran yang terbuka bisa menjadi awal yang baik untuk menjalin pertemanan. "Coba untuk menjadi sedikit pemaaf dan fleksibel ketika berinteraksi dan beri orang tersbut waktu untuk dekat denganmu," ungkapnya. Fokus pada aspek positif dari orang tersebut sambil mengabaikan kekurangan atau perbedaan kecil. (SHN)

#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan