MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga membongkar zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, yang sebelumnya dibuat secara mandiri oleh warga dan sempat viral di media sosial.
Meski demikian, Pemprov DKI tetap mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan pejalan kaki melalui pengecatan jalan tersebut.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan bahwa pembuatan marka jalan, termasuk zebra cross, harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta standar teknis yang berlaku.
"Hal ini penting untuk memastikan aspek keselamatan seluruh pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor, serta mencegah potensi distraksi yang dapat mengganggu konsentrasi berkendara," ujar Siti Wenny kepada wartawan, Senin (30/3).
Baca juga:
Pemprov DKI Tutup Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Bantaran Kali Pesanggrahan Setelah Viral
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas belum tersedianya fasilitas zebra cross di lokasi tersebut. Menurutnya, kondisi itu terjadi karena adanya pekerjaan pemeliharaan jalan serta pembangunan dan peningkatan trotoar pada akhir 2025, yang menyebabkan marka lama tertutup lapisan aspal baru.
Selain itu, pemasangan ulang zebra cross tidak dapat dilakukan secara langsung setelah pengaspalan. Material marka thermoplastic membutuhkan waktu pengeringan optimal agar dapat menempel dengan baik dan memiliki daya tahan maksimal.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menetapkan lokasi tersebut sebagai prioritas dalam program pemeliharaan marka jalan tahun 2026, termasuk pembangunan kembali zebra cross sesuai standar.
"Dinas Bina Marga DKI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Provinsi DKI Jakarta," tuturnya.
Baca juga:
Warga Bikin Zebra Cross Dengan Karakter Permainan Pac Man, Ini Kata Pemprov DKI
Sebelumnya, zebra cross di lokasi tersebut menjadi sorotan publik setelah warga menggambarnya dengan desain karakter Pac-Man sehingga terlihat lebih menarik dan modern.
Aksi kreatif itu diunggah oleh akun Instagram @berkemas dan viral di media sosial.
Warga mengaku membuat zebra cross tersebut karena fasilitas penyeberangan dinilai tidak memadai.
"Udah lama zebra cross ini hilang, pejalan kaki jadi serba was-was tiap nyebrang. Akhirnya kita gas lagi... bukan cuma dibalikin, tapi dikasih sentuhan pac-man style biar lebih hidup," tulis akun tersebut, dikutip Sabtu (28/3). (Asp)