Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif

Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Ambles di Lenteng Agung Jaksel

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkap penyebab ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengalami ambles. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat struktur hong atau beton bawah tanah yang sudah keropos termakan usia.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Sartono mengatakan, di bawah ruas jalan tersebut terdapat crossing hong berukuran sekitar 3 meter.

“Sudah usia (lama), makanya keropos,” kata Sartono kepada wartawan di lokasi, Jumat (29/5).

Akibat kondisi tersebut, aspal beserta tanah di bawahnya luruh dan menyebabkan jalan ambles.

Meski demikian, Sartono memastikan longsoran tidak menghambat aliran air yang menghubungkan saluran penghubung (PHB) Universitas Indonesia dengan Kalibata Ciliwung.

“Dari sepertiga hong itu mungkin jatuh, tapi tidak sampai menahan air. Air tetep lancar, tapi sepertiganya keurug tanah. Ini akan dibersihkan sementara,” ujar dia.

Baca juga:

Kronologi Jalan Ambles Lenteng Agung, 2 Hari Lebarnya Jadi 4 Meter Sedalam 3 Meter

Setelah proses pembersihan selesai, petugas dari pihak ketiga akan memasang gorong-gorong kotak (box culvert) setinggi 2 meter sebelum dilanjutkan dengan perbaikan jalan.

Adapun perbaikan permanen akan dilakukan dengan mengganti konstruksi lama menggunakan box culvert beton berukuran 2x2 meter sepanjang 16 meter.

Pengerjaan diperkirakan berlangsung selama tiga hari menyesuaikan kondisi lapangan,

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Sartono.

Santo mengatakan pihaknya terus memantau proses penanganan agar pekerjaan dapat selesai secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi.

“Kami terus memantau penanganan di lapangan agar perbaikan dapat selesai secepat mungkin, dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan kualitas konstruksi saluran,” ujar dia.

Baca juga:

Pasukan Biru Kebut Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Ambles di Lenteng Agung Jaksel

Polisi Imbau Pengendara Cari Jalur Alternatif

Polisi mengimbau masyarakat yang hendak menuju Depok untuk menggunakan jalur alternatif akibat jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas mengalami kemacetan parah karena terjadi penyempitan jalan.

Kami imbau untuk masyarakat pengguna Jalan Raya Lenteng Agung yang mengarah ke Depok, silakan untuk mencari jalur alternatif,

kata Kanit Lantas Polsek Jagakarsa, AKP Benny Muchtar.

Benny mengatakan, anggota di lapangan masih terus melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi jalan yang ambles.

"Anggota melakukan pengaturan lalu lintas, dan penempatan anggota di tempat objek maupun sebelum objek jalan ambles," ucapnya.

Meski demikian, polisi belum menerapkan rekayasa lalu lintas karena sebagian kendaraan masih bisa melintas di bahu jalan.

"Sampai saat ini belum ada rekayasa karena masih mengalir walaupun satu jalur yang kita pakai. Kalau memang sudah amblas seluruhnya baru kami adakan rekayasa," ucapnya.

Baca juga:

Dinas SDA DKI Tangani Jalan Ambles di Lenteng Agung, Pengerjaan Sampai 3 Hari

Sekadar informasi, jalan ambles tersebut dilaporkan mulai terjadi sejak dua hari lalu.

Kendaraan yang menuju titik lokasi terlihat padat merayap.

Lubang besar tampak menganga di tengah jalan dan telah dipasangi barikade berupa water barrier maupun bambu.

Terlihat pula petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, hingga aparat wilayah berjaga di sekitar lokasi.

Posisi jalan ambles berada agak ke tengah, sehingga pengendara hanya bisa melintas di satu lajur yang berdempet dengan pagar rel KRL di wilayah tersebut.

Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan menyatakan kerusakan jalan itu sebenarnya sudah terdeteksi bertahap sejak Rabu (27/5) malam.

Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan pihaknya pertama kali menerima laporan dari warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Pada Rabu 27 Mei malam tim SDBM Jakarta Selatan mendapat laporan dari warga dan salah seorang petugas PPSU bahwa jalan ambles dan kondisinya agak dalam," kata Rifki.

Namun karena kondisi sudah malam, tim menjadwalkan pemantauan ke lokasi pada Kamis (28/5) pagi. (Knu)

#Jalan Rusak #Jalan Amblas #Lenteng Agung #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Pramono Gelontorkan Rp 2,1 Triliun untuk Ubah Wajah Ibu Kota
Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Rp2,1 triliun untuk melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Pramono Gelontorkan Rp 2,1 Triliun untuk Ubah Wajah Ibu Kota
Indonesia
JPO Tendean Roboh, DPRD Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan Truk ODOL
Robohnya JPO Tendean menjadi alarm keras bagi Pemprov DKI. DPRD DKI pun meminta adanya pengawasan ketat jam operasional.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
JPO Tendean Roboh, DPRD Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan Truk ODOL
Berita
Pemprov DKI dan PAM Jaya Salurkan Toren Air Gratis untuk Warga, Ribuan Unit Masih Bakal Dibagikan
Pemprov DKI dan PAM Jaya membagikan toren gratis kepada warga Jakarta. Kini, 3.500 toren lagi akan dibagikan.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Pemprov DKI dan PAM Jaya Salurkan Toren Air Gratis untuk Warga, Ribuan Unit Masih Bakal Dibagikan
Indonesia
Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi
Kerugian JPO Tendean ditaksir miliaran rupiah. Pemprov DKI mengatakan, pemilik truk belum mengganti rugi kerusakan.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Pemprov DKI Ungkap Kerugian JPO Tendean Capai Miliaran Rupiah, Pemilik Truk Belum Ganti Rugi
Indonesia
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Tim Gegana melakukan penyisiran bom di SDN Srengseh Bawah 15. Polisi memastikan, bahwa tidak ada bom di lokasi.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Indonesia
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan terpaksa harus dihentikan, karena adanya ancaman bom.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Indonesia
Pramono: Sekolah Rakyat Jadi Kesempatan Anak Kurang Mampu Raih Masa Depan Lebih Baik
Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI siap mendukung Sekolah Rakyat dengan mengkaji penyediaan lahan untuk sekolah berasrama berkapasitas sekitar 1.000 siswa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pramono: Sekolah Rakyat Jadi Kesempatan Anak Kurang Mampu Raih Masa Depan Lebih Baik
Indonesia
Pramono Kukuhkan 17 Anggota DTKJ 2026–2029, Dorong Transportasi Jakarta Makin Terintegrasi
Pramono Anung mengukuhkan 17 anggota DTKJ periode 2026–2029 dan mendorong integrasi transportasi, digitalisasi layanan, serta mobilitas Jakarta menuju kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pramono Kukuhkan 17 Anggota DTKJ 2026–2029, Dorong Transportasi Jakarta Makin Terintegrasi
Berita
Pemprov DKI Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Cakung, 54 Ton Berhasil Diangkut
Tumpukan sampah menutupi jalan di Cakung, telah viral di media sosial. Pemprov DKI pun bergerak cepat membersihkan sampah tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pemprov DKI Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Cakung, 54 Ton Berhasil Diangkut
Berita
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Flyover Latumenten kini sudah mencapai 55 persen. Pembangunan itu rampung akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55 Persen, Pramono: Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta Barat
Bagikan