Merahputih.com - Manajemen AC Milan mengambil keputusan kontroversial dengan menetapkan 12 Juli 2026 sebagai hari pertama agenda pramusim.
Keputusan ini memicu perdebatan lantaran klub raksasa Italia tersebut belum memiliki pelatih kepala baru.
Dua pekan terakhir menjadi masa kelam bagi kubu Rossoneri. Kegagalan lolos ke Liga Champions berbuntut pada pemecatan seluruh jajaran manajemen.
Baca juga:
Oliver Glasner Beri Lampu Hijau ke AC Milan, Ralf Rangnick Masih Jadi Pertimbangan
Hingga saat ini, pihak klub belum berhasil merekrut juru taktik pengganti untuk menukangi tim.
Laporan MilanNews menyebutkan para pemain harus tiba di pusat latihan Milanello pada 12 Juli 2026 guna menjalani tes fisik serta atletik.
Keesokan harinya, 13 Juli 2026, skuad Milan dijadwalkan mulai berlatih di lapangan hijau.
Klub harus tetap berjalan mengabaikan situasi pelatih saat ini,
Ucap sumber internal klub melalui laporan MilanNews.
Dilema Oliver Glasner dan Mauricio Pochettino
Saat ini, Oliver Glasner muncul sebagai kandidat pelatih terkuat bebas tugas Piala Dunia 2026. Arsitek taktik asal Austria tersebut tidak disibukkan oleh turnamen empat tahunan itu, sehingga siap memimpin latihan perdana pada tanggal ketetapan manajemen.
Baca juga:
AC Milan Kacau Balau, Leon Goretzka Berpotensi Gabung Juventus secara Gratis
Di sisi lain, radar bidikan Milan juga mengarah pada Mauricio Pochettino. Mantan pelatih Tottenham Hotspur tersebut masih terikat komitmen Piala Dunia 2026 karena menukangi tim nasional Amerika Serikat selaku tuan rumah. Nasib Pochettino di Milan bergantung pada sejauh mana langkah Amerika Serikat dalam turnamen tersebut.
Situasi ini memperlihatkan kekacauan manajemen Milan pascapemecatan massal. Pihak klub tampak tergesa-gesa membangun tim, namun tidak memiliki komandan utama untuk memulai pekerjaan. Fans Milan kini berharap muncul keajaiban dalam satu bulan ke depan agar pramusim tidak berjalan tanpa arah jelas.