Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Wilayah-Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Hujan Lebat Lebih dari 50 Milimeter per Hari

Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Maret 2024

Merahputih.com - Sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi diterjang hujan lebat dengan kecepatan lebih dari 50 milimeter per hari pada Kamis (7/3). Hal itu sebagaimana dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Hujan lebat ini akan menerjang wilayah mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Baca juga:

Prakiraan BMKG, Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan pada 27 Februari

Hujan lebat juga akan menerjang Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Dari seluruh wilayah tersebut, hujan lebat di beberapa wilayah seperti Aceh, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan akan disertai dengan terjangan angin kencang.

Bahkan hujan di beberapa wilayah itu tergolong hujan badai, karena disertai kilat dan petir seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Baca juga:

BMKG Prediksi Cuaca Cerah saat Latihan Bebas dan Balapan F1 Powerboat

Ancaman Tsunami Kian Nyata, Kepala BMKG Berharap Negara Lain Tak Pelit Ilmu

Hujan di Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku hingga Papua Barat pun tergolong disertai kilat dan petir.

Sementara itu, Prakirawan BMKG Efa Septiani mengatakan, keberadaan Madden Julian Oscillation (MJO) yang teridentifikasi masih aktif ditambah masih adanya gelombang Rossby Ekuator berkontribusi meningkatkan curah hujan di Indonesia.

Baca juga:

Ancaman Cuaca Ekstrem Terjadi di Akhir Pekan, BMKG Minta Waspada Beraktivitas

Efa menuturkan, MJO terletak di Samudra Hindia dan gelombang Rossby Ekuatorial ada di Sumatera bagian utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan juga Papua bagian selatan.

"Selain itu terdapat juga bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra yang memberi dampak tidak langsung berupa gelombang laut berkisar 1,25 hingga 2,5 meter," katanya.

Baca Artikel Asli