KETIKA pergi ke supermarket, banyak hal yang disentuh banyak orang. Misalnya ATM, barang pajangan, pulpen, dan handle pintu. Benda-benda itu paling banyak disentuh orang. Makin banyak disentuh, makin banyak pula kandungan kuman dalam benda itu.
Kuman pada benda-benda yang banyak disentuh bisa saja berpindah dan masuk ke tubuhmu lewat mata, mulut, atau hidung. Hal itu terjadi saat kamu tak sengaja mengusap wajah dengan tangan kotor sehabis memegang benda-benda itu. Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa manusia menyentuh wajah sebanyak 16 kali tiap jam. Jadi kemungkinan untuk terinfeksi kuman ataupun virus amat besar.
BACA JUGA:
Istilah kuman digunakan untuk menyebut semua mikroorganisme, bakteri, dan virus memang hampir berada di semua tempat, mulai dari mal, transportasi umum, dan tempat lain-lain. Memang secara garis besar kuman tidak membahayakan, tapi jika daya tahan tubuh sedang turun, kuman dapat menyebabkan penyakit patogen, seperti batuk dan pilek biasa bahkan diare. Di masa pandemi COVID-19 ini, hal itu tentu harus sangat diperhatikan.
Seperti dilansir The List, penelitian yang dipublikasikan BMC Infectious Diseases menyatakan, dari sekian sampel yang dikumpulkan, ternyata benda yang paling sering disentuh dan berkuman ialah mesin ATM karena semuah orang hampir menggunakan kartu debit dan menyentuh tombol pada mesin.
Sebagai solusi, muncullah mobile payment yang memudahkan seseorang bertrasaksi tanpa harus ke mesin ATM dan menyentuhnya saat berbelanja di supermarket.
Bayangkan ketika orang lain berbelanja dan menekan sebuah tombol di mesin ATM, lalu kasir menyentuhnya kembali, dan beralih ke pembeli selanjutnya. Benda-benda yang secara umum kamu jumpai secara tidak disadari merupakan benda yang paling berkuman dan berbakteri karena disentuh sekian banyak orang.
Meskipun demikian, kamu tak perlu khawatir berlebihan. Cucilah tangan setiap kali habis menyentuh benda di tempat umum dan jaga daya tahan kamu. Jika mencuci tangan tak memungkinkan, gunakan hand sanitizer.(ray)
BACA JUGA: