Waspada Microsleep saat Naik Motor, 2 Trik ini Bisa Bikin Kamu Tetap Fokus di Jalan
Jumat, 29 Agustus 2025 -
Merahputih.com – Perjalanan jauh dengan mengendarai sepeda motor memang membuat tubuh mudah lelah.
Jika tubuh sudah lelah, maka risiko microsleep bisa muncul tanpa disadari. Kondisi ini muncul ketika pengendara tiba-tiba tertidur saat berkendara. Hai itu jelas sangat berbahaya.
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum dan saat berkendara.
Menurutnya, ada dua hal utama yang wajib dilakukan agar pengendara tetap fokus di jalan.
Baca juga:
Kursus Safety Riding Sepi Peminat, Pangkal Tingginya Angka Kecelakaan Sepeda Motor di Indonesia
2 Tips Mencegah Microsleep saat Naik Motor
1. Lakukan Pemanasan sebelum Berkendara
Sebelum menyalakan motor, sempatkan diri untuk melakukan pemanasan ringan. Menurut Agus, gerakan stretching sederhana bisa melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak yang berperan penting dalam menjaga kesadaran.
“Supaya aliran oksigen ke otak penuh, jadi tidak gampang mengantuk,” jelasnya dalam acara community meet #Cari_Aman Biar Kekinian bersama KabarOto dan Astra Honda Motor di The Cobbs Alam Sutera, Kamis (28/8).
Jika suplai oksigen cukup, maka pengendara bisa lebih fokus, konsentrasi tetap terjaga, serta terhindar dari risiko microsleep.
Baca juga:
5 Safety Gear yang Wajib Dipakai Pengendara Motor, Biar Aman dan Tetap Trendy!
2. Berhenti jila Rasa Kantuk tak Tertahankan
Meski sudah melakukan pemanasan, rasa kantuk kadang tetap bisa datang. Jika hal itu terjadi, Agus menyarankan untuk tidak memaksakan diri.
“Lebih baik berhenti di tempat aman dan nyaman, kemudian lakukan pemanasan ringan lagi,” ujarnya.
Mengendarai motor dalam kondisi mengantuk bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Jadi, pengendara harus berhenti sebentar ketimbang melawan rasa kantuk di atas motor.
Baca juga:
Agus juga mengingatkan, tubuh yang segar menjadi kunci utama keselamatan di jalan. Maka dari itu, biasakan melakukan pemanasan sebelum perjalanan. Lalu, jangan ragu berhenti bila rasa kantuk menyerang.
Sebab, menjaga diri tetap sadar saat berkendara bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengendara lain di sekitar kita. (tka)