Waspada Microsleep saat Naik Motor, 2 Trik ini Bisa Bikin Kamu Tetap Fokus di Jalan

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 29 Agustus 2025
Waspada Microsleep saat Naik Motor, 2 Trik ini Bisa Bikin Kamu Tetap Fokus di Jalan

Tips mencegah microsleep saat berkendara. Foto: Unsplash/Marc Najera

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com – Perjalanan jauh dengan mengendarai sepeda motor memang membuat tubuh mudah lelah.

Jika tubuh sudah lelah, maka risiko microsleep bisa muncul tanpa disadari. Kondisi ini muncul ketika pengendara tiba-tiba tertidur saat berkendara. Hai itu jelas sangat berbahaya.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum dan saat berkendara.

Menurutnya, ada dua hal utama yang wajib dilakukan agar pengendara tetap fokus di jalan.

Baca juga:

Kursus Safety Riding Sepi Peminat, Pangkal Tingginya Angka Kecelakaan Sepeda Motor di Indonesia

2 Tips Mencegah Microsleep saat Naik Motor

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, saat hadir di community meet #Cari_Aman Biar Kekinian, Kamis (28/8). Foto: KamiBijak/Fendrix
Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, saat hadir di community meet #Cari_Aman Biar Kekinian, Kamis (28/8). Foto: KamiBijak/Fendrix

Berikut ini adalah dua cara untuk mencegah microsleep saat mengendarai sepeda motor:

1. Lakukan Pemanasan sebelum Berkendara

Sebelum menyalakan motor, sempatkan diri untuk melakukan pemanasan ringan. Menurut Agus, gerakan stretching sederhana bisa melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak yang berperan penting dalam menjaga kesadaran.

“Supaya aliran oksigen ke otak penuh, jadi tidak gampang mengantuk,” jelasnya dalam acara community meet #Cari_Aman Biar Kekinian bersama KabarOto dan Astra Honda Motor di The Cobbs Alam Sutera, Kamis (28/8).

Jika suplai oksigen cukup, maka pengendara bisa lebih fokus, konsentrasi tetap terjaga, serta terhindar dari risiko microsleep.

Baca juga:

5 Safety Gear yang Wajib Dipakai Pengendara Motor, Biar Aman dan Tetap Trendy!

2. Berhenti jila Rasa Kantuk tak Tertahankan

Meski sudah melakukan pemanasan, rasa kantuk kadang tetap bisa datang. Jika hal itu terjadi, Agus menyarankan untuk tidak memaksakan diri.

“Lebih baik berhenti di tempat aman dan nyaman, kemudian lakukan pemanasan ringan lagi,” ujarnya.

Mengendarai motor dalam kondisi mengantuk bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Jadi, pengendara harus berhenti sebentar ketimbang melawan rasa kantuk di atas motor.

Baca juga:

Tekan Angka Kecelakaan, KabarOto x Astra Honda Motor Gaungkan #Cari_Aman Biar Kekinian Lewat Edukasi Seru

Agus juga mengingatkan, tubuh yang segar menjadi kunci utama keselamatan di jalan. Maka dari itu, biasakan melakukan pemanasan sebelum perjalanan. Lalu, jangan ragu berhenti bila rasa kantuk menyerang.

Sebab, menjaga diri tetap sadar saat berkendara bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengendara lain di sekitar kita. (tka)

#Keselamatan Berkendara #Tips Berkendara #Otomotif #Astra Honda Motor #Safety Riding
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
BYD menarik kembali lebih dari 32 ribu unit Shark 6 di Australia.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
Fun
Ford Mustang Mach-E 2023-2025 Kena Recall, Apa Penyebabnya?
Ford Motor Company melakukan penarikan kembali atau recall terhadap sejumlah Ford Mustang Mach-E.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Ford Mustang Mach-E 2023-2025 Kena Recall, Apa Penyebabnya?
Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Opel resmi memperkenalkan Vivaro Flatbed, pikap bak terbuka yang dirancang untuk mendukung kebutuhan kendaraan niaga ringan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Geely Galaxy TT hadir sebagai sedan listrik kelas menengah-besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Indonesia
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami koreksi pada Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Tekno
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Toyota MR2 generasi baru siap hadir dengan mesin turbo G20E 2,0 liter mid-engine. Tenaga standar 400–450 hp, versi balap 600 hp, dengan desain terinspirasi konsep FT-Se.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Fun
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Daihatsu Gran Max menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu secara kumulatif sepanjang Januari-Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Bagikan