Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Wagub Rano Akui Belum Pegang Data Perlintasan Tanpa Palang di Jakarta

Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno, mengakui masih ada perlintasan sebidang tak memiliki palang pintu hingga tak dijaga petugas di ibu kota. Namun, dia belum bisa memastikan jumlahnya.

"Belum, saya belum dapat data berapa banyak pintu yang tidak terjaga," kata Rano di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (29/4).

Meski begitu, Rano meyakini jumlah perlintasan sebidang di Jakarta sudah memiliki palang pintu resmi lebih banyak dibandingkan yang tidak resmi.

Baca juga:

Perlintasan Sebidang Berbatas Bambu yang Jadi ‘Pemicu’ Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi kini Dipasangi Besi



"Barangkali kalau palang atau pintu itu pasti Jakarta jauh lebih banyak daripada wilayah yang lain, tapi apakah pintu itu ada yang jaga itu memang kita mesti pertanyakan," tutur sosok yang akrab disapa Bang Doel itu.

Evaluasi dan Pembangunan Flyover

Wagub memastikan bakal melakukan evaluasi terkait keberadaan perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga. Pasalnya, keberadaan perlintasan itu kerap menjadi penyebab kejadian kecelakaan.

Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov DKI saat ini adalah melakukan pembangunan flyover di Latumenten, Jakarta Barat. Flyover itu dibangun untuk mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi di perlintasan sebidang kawasan tersebut.

"Sebetulnya ada dua flyover yaitu daerah Bintaro, cuma Bintaro kayaknya masih ada permasalahan dengan masyarakat. Sementara yang saya tahu Bintaro ini cukup lama sosialisasinya, tapi Latumenten ini sedang kita lakukan pembangunan. Untuk hal yang lain tentu kita akan melakukan evaluasi, itu pasti," pungkasnya.

Baca juga:

Tanpa Palang Pintu dan Penjaga, 227 dari 342 Perlintasan Sebidang Wilayah Daop 2 Bandung Rawan Kecelakaan

Data KAI

Berdasarkan data PT KAI, setidaknya terdapat 423 titik perlintasan sebidang di wilayah Daop 1 Jakarta, yang terbentang dari Banten hingga Cikampek. Dari total perlintasan sebidang itu, sebanyak 130 titik termasuk kategori perlintasan tidak terjaga. (Asp)

Baca Artikel Asli