Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Update Kasus Corona DKI Rabu (23/9): 66.505 Positif, 50.473 Orang Sembuh

Zulfikar Sy - Rabu, 23 September 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Selasa (22/9). Dengan positivity rate 12 persen, penambahan kasus positif perhari sebanyak 1.187 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, telah dilakukan tes PCR sebanyak 9.817 spesimen. Dari 9.817, sebanyak 7.854 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.187 positif dan 6.667 negatif.

Baca Juga:

Pecah Rekor Lagi, Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Tembus 4.465

"Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 65.898," terang Dwi di Jakarta, Rabu (23/9).

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 66.505 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 51.578 dengan tingkat kesembuhan 77,6 persen, dan total 1.650 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,5 persen.

Tenaga medis beraktivitas di halaman tower lima Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Ariella Annasya/gp/foc.
Tenaga medis beraktivitas di halaman tower lima Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Ariella Annasya/gp/foc.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,8 persen.

Positivity rate kasus corona di ibu kota melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO hanya sebesar 5 persen.

Baca Juga:

Lima Tujuan Pemprov DKI Bentuk Perda Penanganan COVID-19

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Fokus IDI Dalam Peperangan Melawan COVID-19

Baca Artikel Asli