MerahPutih.com - Bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia mengumpulkan ratusan peneliti dari dalam dan luar negeri di Bali, pekan ini. Ratusan hasil riset dan inovasi telah dipaparkan dalam tiga konferensi yang berakhir besok Sabtu (29/7).
Para peneliti beradu pemaparan dan berdiskusi untuk ratusan penelitian dalam ajang International Symposium on Biomedical Engineering (ISBE) pada 25-26 Juli. International Symposium on Current Progress in Mathematics and Sciences (ISCPMS) tanggal 26-27 Juli. Terakhir, International Conference on Vocational Higher Education (ICVHE) tangggal 27-29 Juli.
Menurut Wakil Rektor bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia Prof Rosari Saleh, pemaparan hasil-hasil riset di simposium internasional seperti ini penting bagi UI agar bisa selalu memperbaiki kualitas riset.
"Hal ini juga baik untuk pertukaran ilmu pengetahuan sebagai recharge energi baru bagi para peneliti," kata Rosaria dalam keterangan persnya, Jumat (28/7).
Tiga kegiatan digelar hampir bersamaan, menurut Rosari, bukan hanya memberikan kontribusi pada pengetahuan, tetapi juga berdampak ekonomi dari promosi wisata.
Universitas Indonesia, menurut Rosari, merasa perlu memfasilitasi lebih banyak kegiatan konferensi juga simposium internasional yang digelar di dalam negeri karena sarat dengan nilai efisiensi dan nilai strategis promosi wisata dan budaya.
"Bentuk keberpihakan UI terhadap potensi lokal itu harus semakin menguat karena kita adalah perguruan tinggi yang dibayai negara dari uang pajak rakyatnya. Bagaimana kita merancang setiap kegiatan riset dan inovasi itu punya dampak baik terhadap ekonomi kita," katanya.
Tahun 2016, Bidang Riset dan Inovasi UI menggelar sedikitnya 23 konferensi dan simposium internasional di Jakarta, Malang, Depok, Bali dan Lombok. Tahun 2017, UI sudah menyusun 37 pertemuan para peneliti kelas internasional atau meningkat lebih dari 60 persen dibanding tahun lalu.
“Indonesia itu indah. Kita punya magic untuk menarik para peneliti internasional berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah di sini,” kata Rosari. (*)