Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tujuh SD yang Dibakar Oknum Suruhan Politisi Gerindra Mulai Dibangun Kembali

Eddy Flo - Kamis, 01 Februari 2018

MerahPutih.Com - Tujuh sekolah dasar yang dibakar atas perintah politisi Gerindra Yansen Binti mulai dibangun kembali. Sekolah dasar yang terletak di kota Palangka Raya itu ludes terbakar akibat ulah sejumlah oknum suruhan anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Fraksi Gerindra, Yansen Binti.

Pembangunan tujuh Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Palangka Raya yang dibakar oknum anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah periode Juli 2017 lalu, baru masuk pada tahap lelang perencanaan.

"Ini dia. Saya kemarin yang sempat nada agak tinggi. Perencanaannya yang belum siap. Jadi harus sedikit menunggu. Saat ini prosesnya masih lelang perencanaan," kata Wali Kota Palangka Raya, Dr HM Riban Satia, Kamis (1/2).

Dia pun mengakui, pelaksanaan pembangunan tujuh SD tersebut melesat dari keinginan sebelumnya yang mana diharapkan dapat dibangun awal 2018 dan selesai pada tahun ajaran baru.

"Awalnya saya meminta dinas menyediakan alternatif tiga atau empat rancangan gambar bangunan sekolah tersebut. Karena Dinas Pendidikan tak punya tenaga ahli maka harusnya meminta kepada Dinas Bina Marga secara resmi. Tapi ini yang tidak dilakukan," katanya.

Riban Satia sebagaimana dilansir Antara meminta instansi terkait segera menyelesaikan proses lelang agar pembangunan tujuh SD tersebut cepat dilaksanakan.

Terlebih lagi, anggaran yang untuk pembangunan tujuh SD tersebut telah disiapkan dan disetujui oleh DPRD Kota Palangka Raya.

Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya Ida Ayu Nia Anggraini meminta pemerintah kota setempat segera melaksanakan lelang proyek fisik agar proses pembangunan cepat dilaksanakan yang salah satunya terkait pembangunan tujuh sekolah dasar tersebut.

Menurut politisi Gerindra ini, pembangunan tujuh SD tersebut sangat mendesak dilakukan mengingat berkaitan langsung dengan proses pelajar mengajar siswa.

Sampai saat ini skema pembelajaran siswa yang ruang sekolahnya terbakar ada yang masuk sore, bersekolah di tenda, bergantian ruang kelas hingga menumpang di bangunan sekolah lain.

Kejadian pembakaran SD Di Palangka Raya itu yakni pada Selasa (4/7) SDN 1 Palangka dan SD Negeri 4 Menteng di Jalan Thamrin, Jumat (21/7) pukul 13.00 WIB disusul SD Negeri 4 Langkai di jalan Ais Nasution Jumat (21/7) pukul 15.00 WIB.

Kemudian di SD Negeri 1 Langkai, terjadi pada Sabtu (22/7) pukul 02.00 WIB dan SD Negeri 5 Langkai di jalan Wahidin Soedirohusodo, Sabtu (22/7) pukul 03.00 WIB.

Tiga kebakaran terakhir terjadi di SDN 8 Palangka Raya pada Sabtu (29/7) sekitar pukul 18.10 WIB dan pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di SDN 1 Menteng Palangka Raya.(*)

Baca Artikel Asli