Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Trump Bakal Perpanjang Blokade Selat Hormuz, Pemboman Iran Diklaim Miliki Risiko Besar

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026

MerahPutih.com - Presiden AS Donald Trump mengeklaim Iran berada di ambang kehancuran dan telah meminta Amerika Serikat membuka kembali Selat Hormuz "secepat mungkin." Namun, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menginstruksikan para stafnya untuk menyiapkan blokade lebih lanjut terhadap Iran.

Laporan The Wall Street Journal yang mengutip pejabat AS menyebutkan, dalam sejumlah pertemuan terbaru, Trump memilih untuk terus menekan ekonomi dan ekspor minyak Iran dengan mencegah lalu lintas pelayaran ke dan dari pelabuhan negara tersebut.

Trump menilai opsi lain seperti melanjutkan pemboman atau menarik diri dari konflik memiliki risiko yang lebih besar dibandingkan mempertahankan blokade.

Amerika Serikat dan Israel sebelumnya melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap kepentingan AS di kawasan, termasuk di sejumlah negara Teluk.

Gencatan senjata diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, disusul pembicaraan di Islamabad pada 11–12 April, yang berakhir tanpa kesepakatan.

Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata diperpanjang atas permintaan Pakistan sambil menunggu proposal dari Iran. Namun, Iran juga memberikan sinyal tidak akan ada kesepakatan lanjutan jika AS terus memberikan tekanan

Baca Artikel Asli