TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang

Jumat, 09 Januari 2026 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM — SEBUAH gunungan sampah runtuh di sebuah tempat pembuangan akhir (TPA) di Filipina bagian tengah pada Kamis (8/1). Longsor itu menewaskan seorang perempuan berusia 22 tahun dan menyebabkan 38 orang hilang.

Tim penyelamat menarik 12 petugas kebersihan yang terluka dari reruntuhan di TPA Binaliw, Kota Cebu. Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit. Banyak korban diyakini merupakan pekerja di TPA tersebut. Namun, penyebab runtuhnya gunungan sampah itu masih belum diketahui.

Sekitar 300 personel dari berbagai instansi pemerintah dan kelompok sipil telah dikerahkan ke TPA milik swasta itu. Sejumlah alat berat, ambulans, dan mobil pemadam kebakaran juga terlihat di lokasi.

“Seluruh tim tanggap darurat tetap terlibat penuh dalam upaya pencarian dan evakuasi untuk menemukan para korban yang masih hilang,” kata Wali Kota Cebu, Nestor Archival, dikutip BBC.

Baca juga:

Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina


Anggota Dewan Kota Cebu Joel Garganera mengatakan insiden itu mungkin terjadi secara tiba-tiba, tapi amat mungkin merupakan akibat dari praktik pengelolaan sampah yang buruk. Menurutnya, para pengelola telah memotong gunungan sampah, menggali tanahnya, lalu menumpuk kembali sampah hingga membentuk gunung sampah baru.

“Ini bukan TPA sanitari. Ini sudah menjadi tempat pembuangan terbuka,” ujarnya.

TPA merupakan pemandangan umum di kota-kota besar Filipina seperti Cebu, yang merupakan pusat perdagangan dan gerbang transportasi kawasan Visayas, wilayah kepulauan di bagian tengah negara tersebut.(dwi)

Baca juga:

Kisah Pekerja Migran Indonesia dan Filipina dalam Kebakaran Hong Kong, antara Menjalankan Tugas dan Menyelamatkan Diri

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan