Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Jumat (21/8) sebanyak 78 orang dilaporkan meninggal dunia.

Data tersebut bertambah tiga korban dibandingkan laporan sebelumnya. Selain korban meninggal, BNPB mencatat 953 orang mengalami luka-luka dan 95.871 warga masih mengungsi.

Sementara itu, Korps Marinir TNI AL mengirim 217 personel guna membantu mengobati para korban dan mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 217 personel itu tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Surabaya.

Baca juga:

Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kepala Dinas Penerangan Marinir Kolonel (Mar.) Rana Karyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, mengatakan mereka sudah berangkat sejak Rabu (19/8) dari Dermaga Koarmada II Surabaya menggunakan KRI dr Soeharso dan diperkirakan sampai di NTT pada Jumat hari ini.

Para pasukan itu, lanjut Rana, terdiri atas personel bidang kesehatan, dukungan lapangan hingga zeni konstruksi.

"Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak. Sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat," kata Rana.

Tidak hanya menerjunkan prajurit, ia mengatakan korps Marinir juga mengerahkan ragam peralatan untuk mendukung kerja personelnya dalam bekerja di lapangan.

Kita mengirim satu unit dozer dan satu excavator serta dump truck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, perlengkapan durlap (dapur lapangan) dan keslap (kesehatan lapangan), tool kit tukang, velbed, tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya,

ungkapnya.

Rana memastikan mereka akan terus berada di lokasi hingga situasi di lokasi gempa kondusif dan kembali pulih. Dengan adanya bantuan itu, Rana mengharapkan Korps Marinir dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proses pemulihan wilayah NTT.

BMKG mencatat hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama pada Sabtu (15/8). Dari ribuan gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar tercatat M 6,2 dan terkecil M 1,1. Sebanyak 31 gempa memiliki magnitudo di atas 5, sementara 118 gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.

Baca Artikel Asli