MerahPutih.com - Ezri Konsa telah menyelesaikan kepindahannya ke Arsenal dari Aston Villa dalam kesepakatan senilai 51 juta poundsterling ditambah 4 juta dalam potensi bonus.
Seperti dilansir The Athletic, pemain internasional Inggris ini telah menandatangani kontrak empat tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi, setelah menjalani pemeriksaan medis dengan klub London utara tersebut.
Baca juga:
Arsenal Kembali Incar Eli Junior Kroupi, Siap Datangkan di Bursa Transfer Januari 2027
Arsenal bergerak agresif di bursa transfer musim panas 2026. Sebelumnya mereka menghabiskan lebih dari 100 juta poundsterling untuk mendatangkan Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis.
Alasan Arsenal Datangkan Enzo Konsa

Ezri Konsa (Foto: Aston Villa)
Sekilas, langkah Arsenal merekrut Konsa terlihat mengejutkan. Mikel Arteta saat ini memiliki sedikitnya tujuh bek senior dalam skuadnya.
Namun, kebutuhan akan kedalaman di lini belakang menjadi alasan utama Arsenal mengejar pemain berusia 28 tahun tersebut.
Masalah Cedera di Lini Belakang
Musim lalu, pertahanan Arsenal menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka meraih gelar Premier League. Duet William Saliba dan Gabriel Magalhaes tampil solid dan membantu The Gunners hanya kebobolan 27 gol sepanjang kompetisi.
Baca juga:
Seberapa Hebat Arsenal di Laga Pembuka? Ini Statistik dan Rekornya
Namun, situasinya berbeda menjelang musim 2026/27.
Saliba diperkirakan harus menepi dalam waktu cukup lama akibat masalah punggung. Sementara itu, Jurrien Timber juga belum sepenuhnya pulih dari masalah pangkal paha.
Kondisi tersebut membuat Arteta harus mencari solusi untuk menjaga kedalaman pertahanan.
Ben White menjadi salah satu opsi yang tersedia, tetapi masalah kebugaran juga sempat menghampiri pemain Inggris tersebut.
Di posisi bek tengah sisi kanan, Arsenal praktis hanya memiliki Cristhian Mosquera yang baru berusia 21 tahun untuk menjadi pendamping Gabriel.
Arsenal sebenarnya telah mempermanenkan Piero Hincapie setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman. Namun, bek asal Ekuador itu lebih nyaman bermain di sisi kiri.
Baca juga:
5 Pemain Pendatang Baru Premier League 2026/27 yang Patut Dinantikan Aksinya
Konsa Dibutuhkan Arsenal
Kehadiran Konsa memberikan solusi berbeda bagi Arteta. Bek internasional Inggris itu mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan, sehingga dapat memberikan fleksibilitas ketika Arsenal menghadapi badai cedera.
Arteta juga disebut tidak terlalu nyaman jika harus memainkan dua bek tengah berkaki kiri secara bersamaan. Situasi itu bisa terjadi apabila White mengalami cedera dan Mosquera harus digeser ke posisi bek kanan.
Riccardo Calafiori dan Hincapie juga lebih sering dimainkan di sisi kiri, sementara pemain akademi Marli Salmon masih terlalu muda untuk mendapatkan menit bermain reguler di level tertinggi.
Statistik Konsa
Selain fleksibilitas posisi, statistik Konsa di Premier League musim lalu juga menjadi daya tarik tersendiri.
Konsa mencatatkan tingkat keberhasilan duel darat 73,1 persen serta akurasi umpan mencapai 95 persen, salah satu yang terbaik di antara para bek Premier League.
Kemampuannya dalam menguasai dan membawa bola juga tergolong menonjol. Konsa masuk jajaran teratas bek Premier League dalam kategori membawa bola lebih dari lima meter.
Dalam tujuh pertandingan sebagai starter bersama Inggris di Piala Dunia, Konsa mencatatkan akurasi umpan hingga 97 persen.
Tak Ingin Ulangi Masalah Musim Lalu
Kebutuhan Arsenal akan kedalaman skuad juga tidak lepas dari padatnya jadwal musim mereka.
Saat meraih gelar Premier League musim lalu, Arsenal harus memainkan 63 pertandingan di seluruh kompetisi. Mereka juga melaju hingga final Liga Champions, final Piala Carabao, dan perempat final Piala FA.