MerahPutih.com - Manchester City kini berharap sejumlah pemain bintangnya tetap bertahan jika klub tersebut terdegradasi.
Pihak manajemen klub juga mulai mempertimbangkan langkah antisipasi untuk menghadapi "skenario terburuk," sembari mengajukan banding atas putusan bersalah dari Premier League terkait 114 dakwaan yang dihadapi.
Menurut berbagai sumber, degradasi kemungkinan besar akan memicu "obral besar-besaran" pemain di Etihad. Hal itu mengingat sejumlah pemain diperkirakan akan menerima berbagai tawaran untuk hengkang.
Namun, City tetap optimistis bahwa beberapa pemain mereka yang lebih berpengalaman bersedia untuk bertahan dan membantu klub melakukan pembangunan kembali.
Baca juga:
Skandal Keuangan Manchester City: Dinyatakan Bersalah, Sanksi Belum Dijatuhkan
Tim asuhan Enzo Maresca telah mencapai jeda internasional pertama dengan rekor kemenangan 100 persen di Premier League. Namun, situasi di luar lapangan kini mendominasi pembicaraan.
Segala rencana jangka panjang untuk skuad harus ditunda sembari City menunggu hasil banding mereka. Sebab, situasi tim berpotensi mengalami perubahan drastis.
Berapa Lama Proses Banding Manchester City?
Pihak Premier League telah menyampaikan keputusan yang menyatakan, bahwa klub tersebut bersalah kepada klub-klub lainnya. Namun, City tidak berniat menyerah begitu saja tanpa perlawanan.
Manajemen klub bertekad bulat untuk mengajukan banding atas keputusan liga tersebut, yang menjadi sebuah langkah untuk memperpanjang proses ini.
Mantan CEO Everton sekaligus mantan anggota dewan Premier League, Keith Wyness mengatakan, bahwa ia memperkirakan proses banding akan memakan waktu hingga tiga bulan.
Pakar tata kelola klub tersebut mengemukakan perkiraan waktu tersebut, karena ia menduga City akan mengajukan banding terkait aspek hukumnya, bukan menyanggah status bersalah mereka.
Baca juga:
Manchester United Terpuruk, Michael Carrick Diminta Cadangkan 3 Pemain ini
Kendati demikian, pengusaha asal Skotlandia itu meyakini bahwa peluang mereka untuk membatalkan putusan tersebut "sangatlah tipis."
Ia juga menegaskan, bahwa denda berat akan dijatuhkan sebagai bagian dari hukuman, di samping kerusakan reputasi yang akan dialami klub.
Erling Haaland Mustahil Bertahan di Manchester City
Menurut laporan di Inggris, jajaran manajemen City menilai "mustahil" bagi Erling Haaland untuk tetap bertahan di klub jika mereka terdegradasi.
Pemain asal Norwegia itu telah menarik minat dari Arsenal hingga Real Madrid. Lalu, City menganggap peluang mereka untuk mempertahankannya sama sekali tidak ada dalam skenario degradasi.
Baca juga:
Real Madrid Incar Virgil van Dijk secara Gratis, Liverpool Sudah Siap Kehilangan Lagi?
Sejumlah sumber menyebutkan, beberapa klub elite Eropa lainnya siap untuk "bergerak cepat" seandainya pemain 26 tahun itu tersedia di bursa transfer dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.
Namun, City telah mengikat Haaland dengan kontrak jangka panjang hingga 2034. Jadi, mereka tidak berniat menjualnya dengan harga murah. (sof)